BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Pertemuan Regional Kegiatan Perbenihan Dan Proteksi Tanaman Perkebunan Di Wilayah Kerja Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Surabaya, Tahun Anggaran 2016.

  Feb 25, 2016     Admin BPP  

   

 

 

 

 

 

 

 

 

     Pertemuan regional, dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, yaitu dari tanggal  17 s/d 19  Februari 2016. Pertemuan ini dilaksanakan di Hotel Inna Bali Heritage dan secara resmi dibuka oleh Direktur Perlindungan Tanaman Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan RI.

Peserta rapat terdiri dari :

  1. Kepala UPTD Proteksi/Perlindungan Provinsi Banten,
  2. Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman Perkebunan Provinsi Jawa Barat,
  3. Kepala UPTD Proteksi Provinsi Jawa Tengah,
  4. Kepala UPTD Proteksi Daerah khusus Ibu Kota Yogyakarta,
  5. Kepala UPTD Proteksi Provinsi Bali,
  6. Kepala UPTD Proteksi Provinsi Nusa Tenggara Timur,
  7. Kepala UPTD Proteksi Provinsi Nusa Tenggara Barat,
  8. Kepala UPTD Perbenihan Provinsi Banten,
  9. Kepala UPTD Balai Sertifikasi dan Pengawasan Mutu Benih Tanaman Perkebunan Provinsi Jawa Barat,
  10. Kepala UPTD Perbenihan Provinsi Jawa Tengah,
  11. Kepala UPTD Perbenihan Daerah Khusus Ibu Kota Yogyakarta,
  12. Kepala UPTD Perbenihan Provinsi Jawa Timur,
  13. Kepala UPTD Perbenihan Provinsi Bali,
  14. Kepala UPTD Perbenihan Provinsi Nusa Tenggara Barat,
  15. Kepala UPTD Nusa Tenggara Timur,
  16. Kepala UPTD Perbenihan Provinsi Sulawesi Barat,
  17. Kepala UPTD Perbenihan Provinsi Sulawesi Selatan,
  18. Kepala UPTD Perbenihan Provinsi Sulawesi Tengah,
  19. Kepala UPTD Perbenihan Provinsi Sulawesi Tenggara,
  20. Kepala UPTD Perbenihan Provinsi Sulawesi Utara,
  21. Kepala UPTD Perbenihan Provinsi Gorontalo,
  22. Kepala UPTD Perbenihan Provinsi Papua Barat,
  23. Kepala UPTD Perbenihan Provinsi Papua.

Tamu Undangan

  1. Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP), Medan,
  2. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Bali yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Perkebunan,

Narasumber

  1. Drs. Dudi Gunadi, BSc.,MSi., Direktur Perlindungan Tanaman Perkebunan,
  2. Hari Purnomo, M.Si P.hD DIC, Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Jember,
  3. Hadi Daventa, SH, MH Kepala Subbag Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan RI.

Hasil Pelaksanaan Kegiatan

Berdasarkan paparan materi dari para narasumber dan hasil diskusi peserta rapat regional,  beberapa hal yang dapat kami sampaikan adalah sebagai berikut :

  1. Rendahnya penggunaan benih bermutu yang berpotensi produksi tinggi, adalah salah satu penyebab penurunan produksi, sehingga perlu peningkatan penggunaan benih unggul/ unggul lokal bermutu,
  2. Perlunya percepatan proses legalitas kebun-kebun benih sumber dalam rangka menghadapi permasalahan ketidaktersediaan benih,
  3. Perlunya langkah percepatan terhadap kegiatan-kegiatan yang dibiayai oleh APBN,
  4. Dalam rangka implementasi Permentan No. 50/Permentan/KB.020/9/2015 Direktorat Jenderal Perkebunan telah menerbitkan 17 (tujuh belas) Kepmen sebagai acuan pelaksanaan sertifikasi,
  5. Mengusulkan kepada Direktur Jenderal Perkebunan terhadap Blok Penghasil Tinggi (BPT) dan Pohon Induk Terpilih (PIT) yang telah ditetapkan oleh Kepala Dinas Provinsi yang membidangi perkebunan dan/atau telah mengusulkan untuk proses penetapan sebagai kebun Benih Sumber kondisi tanaman layak sebagai Benih Sumber, maka produksi benihnya bisa digunakan untuk kegiatan pengadaan benih tahun 2016,
  6. Dalam rangka pengawasan peredaran benih lintas Provinsi, perlu dibentuk jaringan kerjasama antar UPTD Provinsi di wilayah kerja BBPPTP Surabaya dengan memberikan informasi terkait benih masuk dan keluar provinsi untuk menghindari pemalsuan sertifikat,
  7. Dalam rangka memberikan rekomendasi ijin usaha produksi benih agar Direktorat Jenderal Perkebunan menerbitkan SOP penilaian kelayakan produsen benih,
  8. Perlu dilakukan evaluasi dan revisi pada beberapa pasal dalam Permentan No. 50/Permentan/KB.020/9/2015 sehingga bisa diimplementasikan,
  9. Mendukung kebijakan perkebunan dalam hal memfasilitasi ketersediaan teknologi perlindungan perkebunan, pengamatan, pemantauan dan pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), Pencegahan kebakaran lahan/kebun, penanganan dampak perubahan iklim serta Gangguan Usaha Perkebunan (GUP),
  10. Menciptakan Sinergisme antara PHT dan Pertanian Organik dalam rangka meningkatkan system pertanian yang berkelanjutan dan mewujudkan produksi pertanian yang aman untuk dikonsumsi, meningkatkan pendapatan petani, bebas residu pestisida dan aman terhadap lingkungan,
  11. Penerapan Pengelolaan Hama Terpadu berbasis agroekosistem dengan mentolerir penggunaan pestisida spesifik serangga hama atau menggunakan pestisida botani dan biopestisida (jamur, bakteri, virus),
  12. Kegiatan dana perikatan sudah dapat dimulai pada bulan Maret 2016.

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id