BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Sosialisasi Kegiatan Desa Organik Berbasis Komoditas Perkebunan di Kabupaten Purwakarta

  Sep 22, 2016     Admin BPTP  

Oleh : Dede Wahyu

Purwakarta – BPTP Disbun Jabar menyelenggarakan Sosialisasi Desa Organik Berbasis Komoditas Perkebunan, yang bertempat di Desa Pusakamulya Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta, yang dilaksanakan pada tanggal 8 September 2016. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Direktur Perlindungan Direktorat Jenderal Tanaman Perkebunan, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Kepala BPTP Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Fungsional POPT BPTP dan  Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Purwakarta.

Pengembangan Desa Organik ini bertujuan menyediakan produk-produk pertanian yang aman bagi kesehatan produsen dan konsumen serta tidak merusak lingkungan. slogan “hidup sehat” telah melembaga secara internasional sehingga produk-produk pertanian disyaratkan memiliki atribut jaminan mutu “aman konsumsi, kandungan nutrisi tinggi dan ramah lingkungan

Kepala UPTD BPTP menyampaikan kata sambutan selamat datang dan ucapan terima kasih kepada peserta kegiatan, bahwa dengan pertemuan ini diharapkan dapat bekerja sama antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten yang ditunjuk untuk melaksanakan kegiatan Desa Organik.

Hasil akhir yang akan dicapai dalam rangka pelaksanaan kegiatan pengembangan desa pertanian organik berbasis komoditas perkebunan kopi dan teh minimal, adalah Sertifikat Prima Tiga (P-3) yaitu penilaian yang diberikan terhadap pelaksana usaha tani dimana produk yang dihasilkan aman di konsumsi” yang diberikan oleh Lembaga Sertifikat Organik, dengan diperolehnya sertifikat prima tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah bagi petani yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani ketingkat kehidupan yang lebih layak dan sejahtera. Sertifikat prima adalah proses pemberian sertifikat sistem budidaya  produk yang dihasilkan setelah melalui pemeriksaan, pengujian, dan pengawasan serta memenuhi semua persyaratan untuk mendapatkan label produk Prima Satu (P-1), Prima Dua (P-2), dan Prima Tiga (P-3). Tujuan dari pelaksanaan sertifikasi prima tersebut adalah memberikan jaminan mutu dan keamanan hasil produksi perkebunan, memberikan jaminan dan perlindungan masyarakat/konsumen, mempermudah penelusuran kembali dari kemungkin penyimpangan mutu dan keamanan  produk, dan meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk, ujar H. Arief Santosa, SE. M.Sc. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat.

Yang dimaksud dengan label produk Prima Satu (P-1), Prima Dua (P-2), dan Prima Tiga (P-3), adalah sebagai berikut :

  • Prima Satu (P-1) merupakan penilaian yang diberikan terhadap pelaksanaan usaha tani dimana produk yang dihasilkan aman dikonsumsi, bermutu baik, dan cara produksinya ramah terhadap lingkungan.
  • Prima Dua (P-2) yaitu penilaian yang diberikan terhadap pelaksana usaha tani dimana produk yang dihasilkan aman dikonsumsi dan bermutu baik.
  • Prima Tiga (P-3) adalah penilaian yang diberikan terhadap pelaksana usaha tani dimana produk yang dihasilkan aman di konsumsi,

Menurut Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Pemberian sertifikasi tersebut dilakukan oleh lembaga pemerintah yaitu Otoritas Kompetensi Keamanan Pangan Daerah (OKKPD), dan Otoritas Kompetensi Keamanan Pangan Pusat (OKKPP),

Pemberian sertifikat kepada pelaku usaha pertanian merupakan pengakuan bahwa pelaku usaha tersebut telah memenuhi persyaratan dalam menerapkan sistem jaminan mutu pangan hasil pertanian. Sertifikasi Prima Tiga atau Prima Dua dikeluarkan oleh OKKPD, sedangkan sertifikasi Prima Satu dikeluarkan oleh OKKPP.

Direktur Perlindungan Bapak Dudi Sugandi memberikan arahan terkait penerapan kegiatan budidaya perkebunan yang ramah lingkungan dan aman konsumsi. Pola pemenuhan  input usaha tani yang dilakukan secara mandiri berbasis kepada potensi agroekositem dan keanekaragaman hayati. Mengingat di era globalisasi ini masyarakat dunia menginginkan produk pertanian yang aman bagi petani, konsumen dan lingkungan.

Sosalisasi Desa Organik diikuti oleh 50 orang yang terdiri dari petani teh yang berada di Desa Pusakamulya dan Desa Sindang Panon. Untuk menunjang kegiatan Desa Pertanian Organik difasilitasi oleh Satuan Kerja Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat berupa hewan ternak, kandang ternak, rumah kompos, dan fasilitas penunjang lainnya. Persiapan yang telah dilaksanakan di Desa Pusakamulya yakni pembangunan rumah kompos dan kandang ternak yang telah diisi oleh 30 ekor kambing, sedangkan di Desa Sindang Panon kandang ternak dan rumah kompos masih dalam tahap pembangunan.

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id