BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Kebun Teh Mencegah Longsor

  Sep 26, 2016     Admin BPTP  

Alih fungsi lahan menjadi masalah utama dalam pengembangan pertanian khususnya tanaman perkebunan. Seperti yang kita ketahui, baru-baru ini terjadi banjir dan longsor di Kabupaten Garut dan Sumedang yang disebabkan oleh rusaknya Daerah Aliran Sungai (DAS) di Hulu Sungai Cimanuk. Sungai Cimanuk berhulu di kaki Gunung Papandayan di Kabupaten Garut pada ketinggian 1200 m diatas permukaan laut (dpl), mengalir kearah timur laut dan bermuara di Laut Jawa di Kabupaten Indramayu. Luas lahan kritis di DAS Cimanuk diperkirakan sekitar 109.444 Ha (Dinas Kehutanan Jawa Barat, 2005). Kondisi Sub DAS Cimanuk Hulu sangat kritis dengan rata-rata sedimentasi sebesar 57 m3/ha/tahun atau setara 5,7 mm/tahun.

Erosi yang terjadi disepanjang daerah aliran sungai, dari kecamatan Bayongbong, Cisurupan, hingga Cikajang. Lahan di Hulu cimanuk yang awalnya merupakan perkebunan teh pamegatan di Cikajang yang dikelola Perusahaan Daerah Agribisnis dan Pertambangan (PDAP) Jawa Barat seluas 1000 hektare beralih fungsi menjadi kebun sayuran seperti kol, wortel, dan kentang. Tanaman teh berperan penting dalam tata air DAS diantaranya mempertahankan keanekaragaman hayati, mengendalikan erosi, dan menambat karbon di atmosfer sehingga mengurangi pemanasan global (Idjudin, 2011). Keberadaan perakaran tanaman mampu memperbaiki kondisi sifat tanah yang disebabkan oleh penetrasi akar ke dalam tanah, menciptakan habitat yang baik bagi organisme dalam tanah. Dengan adanya teh, maka akan memperkuat daya cengkeram akar terhadap tanah (Van Dijk et al., 2004). Perakaran tanaman juga membantu mengurangi air tanah yang jenuh oleh air hujan, memantapkan agregasi tanah sehingga lebih mendukung pertumbuhan tanaman dan mencegah erosi, sehingga tanah tidak mudah hanyut akibat aliran permukaan, meningkatkan infiltrasi, dan kapasitas memegang air.

Alih fungsi lahan 1000 hektare tanaman teh yang terjadi di daerah hulu sungai Cimanuk (sebagaimana dilaporkan oleh Pikiran Rakyat Edisi Jumat 23/09/2016) menjadi cermin akan pentingnya tanaman perkebunan. Kemampuan perakaran jenis tanaman perkebunan yang cukup panjang dan dalam serta mampu masuk ke dalam tanah, menjadikannya berperan dalam membuat tanah menjadi lebih gembur serta memperhalus agregat tanah (Erfandi, 2016).

Kemampuan tanaman tahunan pada komoditi perkebunan berperan dalam mencegah terjadinya longsor. Pengendalian longsor dengan pendekatan vegetatif pada prinsipnya adalah mencegah air terakumulasi di atas bidang luncur. Menurut Idjudin, 2011 menyebutkan jenis tanaman yang mempunyai perakaran dalam, dapat menembus lapisan kedap air, mampu merembeskan air ke lapisan yang lebih dalam, dan mempunyai massa yang lebih ringan. Beberapa syarat tanaman tersebut diantaranya adalah komoditi perkebunan seperti akar wangi, kayu manis, kemiri, cengkeh, pala, kopi, teh, dan kakao.

 

Sumber

Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. 2005. Daerah Aliran Sungai Jawa Barat. Available on http://dishut.jabarprov.go.id/ (Akses tanggal 23 September 2016).

Erfandi, D. 2016. Sistem Vegetasi Dalam Penanganan Lahan Rawan Longsor Pada Areal Pertanian. Available on http://balittanah.litbang.pertanian.go.id/ (Akses tanggal 26 September 2016).

Harian umum pikiran rakyat, Empat Sub-DAS Cimanuk Rusak Parah, Hulu Sungai Terabaikan. Edisi Selasa, 13 September 2016. Halaman 1.

Idjudin, A. Abbas. 2011. Peranan Konservasi Lahan dalam Pengelolaan Perkebunan. Jurnal Sumber Daya Lahan. Vol. 5 No 2. Available on http://balittanah.litbang.pertanian.go.id (Akses tanggal 23 September 2016).

Setyaningsih, A. Pengaturan Penggunaan Lahan di Daerah Hulu Das Cimanuk Sebagai Upaya Optimalisasi Pemanfaatan Sumberdaya Air.2012. Jurnal Kontruksi. ISSN : 2302-7312 Vol. 10 No. 01.

Van Dijk, AIJM, L.A. Bruijnzell, E. Purwanto. 2004. Soil Conservation in Upland Java, Indonesia : Past Failures, Recent, Findings and Future Prospect. Conserving Soil and Water for Society. Available on http://tucson.ars.ag.gov/isco/isco13/PAPERS%20R-Z/VAN%20DIJK.pdf (Akses tanggal 26 September 2016).

 

Foto : KITLV

Editor : MS Ansori

Penulis : R.Dwi Nurdina

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id