BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Kopi Arabika Kuning, Potensi Unggulan Baru di Jawa Barat

  Oct 01, 2016     Admin BPTP  

Bandung -  Komoditas kopi arabika berwarna kuning berpotensi unggulan baru usaha perkebunan rakyat di Jawa Barat, sudah diusahakan di Kabupaten Garut. Fenomena ini terindikasi mampu meningkatkan keragaman produk maupun nilai jual komoditas kopi priangan atau disebut pula Java Preanger Coffee yang saling sinergi dengan kopi arabika berwarna merah.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat Arief Santosa, di Bandung, Jumat (30/9/2016) mengatakan, dengan semakin beragamnya produk kopi arabika Priangan, diharapkan mampu menjadi motivasi meningkatkan kemampuan bisnis kopi asal Jawa Barat. Ini merupakan momen yang sangat baik, apalagi dikaitkan dengan peringatan Hari Kopi Internasional yang diperingati Oktober, dan di tahun 2016 jatuh pada hari Sabtu (1/10/2016) ini.

Disebutkan, produksi kopi arabika berwarna kuning baru diusahakan di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut dengan produksi dan penjualannya sudah berjalan bagus. Penanaman kopi arabika berwarna kuning sudah ada di Kecamatan Rancakalong dan Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, tetapi jumlahnya masih sedikit dan belum menghasilkan.

Dari perbandingan yang ditunjukkan Dinas Perkebunan Jawa Barat dari bubuk kopi siap seduh, kopi kuning berwarna hitam lebih cerah dibandingkan dengan bubuk kopi yang berwarna merah. Secara penanganan pascapanen, penanganan kopi kuning masih sama dengan kopi arabika berwarna merah.

Untuk mengembangkan produksi kopi arabika berwarna kuning di Jawa Barat, kata Arief, Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat pun sedang berupaya memperbanyak benih dan bibitnya. Pengadaannya diperoleh dari sejumlah pohon induk terpilih, yang kini sebagian benihnya sedang tahap sertifikasi.

Perbanyakan benih

Sementara itu, sejumlah pengurus Kelompok Petani Kopi Karya Mandiri, Kampung Cikeris, Cikajang, senada menyebutkan, dari harga jual masa panen kopi arabika tahun 2016 lalu, kopi arabika kuning dalam bentuk green bean oleh pembeli dihargai Rp. 95.000/kg, sedangkan kopi arabika berwarna merah sekitar Rp. 68.000 – 70.000/kg. Walau pesanan sudah banyak, produksi belum terpenuhi karena produktivitasnya belum meningkatkan seiring menunggu bertambahnya umur tanaman, dan setiap hasil panen selalu habis terjual.

Kepada sejumlah pejabat Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat di Cikajang beberapa waktu lalu, salah seorang pemilik pohon induk kopi arabika kuning di Cikajang, Yoyo mengatakan, produktivitasnya tanaman kopi arabika kuning yang sudah berumur sekitar 8 – 10 tahun, antara 30 – 40 kg/pohon. Ia hanya memiliki 20 pohon induk kopi kuning yang dijual untuk pembenihan seharga Rp 150/ butir kopi berwarna kuning yang sudah masak, sehingga dari 1 pohon diperoleh nilai jual Rp 9 juta dikalikan 20 pohon menjadi Rp 180 juta.

Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat Yayan C Permana mengatakan, secara areal lahan, pembudidayaan tanaman kopi kuning sama syarat tumbuhnya dengan tanaman kopi arabika merah, dan sama sama terdiri atas beberapa vareitas. Jika pasokan benihnya sudah mencukupi, diharapkan dapat dikembangkan untuk memunculkan keragaman produk kopi arabika Jawa Barat, bukan hanya warna, rasa dan aroma, dll.

Disebutkan, kopi arabika berwarna kunning diketahui asalnya dari Brasil yang kemudian dicoba dikembangkan oleh PT. Bumi Prada di Perkebunan Baru Ulis di Cikajang Garut, beberapa tahun lalu. Namun, entah mengapa, pembudidayaan kopi arabika kuning tersebut tak jadi diusahakan sehingga banyak bibit yang tak jadi ditanaman tersebut  dicoba dikembangkan benihnya oleh sejumlah pekebun sekitarnya, dan ternyata berhasil.

 

Sumber

Harian Umum Pikiran Rakyat, Sabtu 1 Oktober 2016 Kolom bisnis Halaman 18

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id