BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Teh dan Kopi Jabar Disajikan Pak Gubernur Kepada Paralimpian Berprestasi

  Oct 24, 2016     Admin BPTP  

oleh MS Ansori

BANDUNG - Jumat (21/10/2016) Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau yang akrab dengan sapaan Aher menjamu para peserta Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV 2016, terutama bagi pemecah rekor di helatan olahraga bagi para penyandang disabilitas.
Hari itu menjadi istimewa disebabkan di Media Center Peparnas XV, Trans Studio Mall, Jalan Gatot Subroto Bandung, Aher Ketua Umum Pengurus Besar Peparnas XV 2016 menyajikan kopi dan teh khas Priangan Jawa Barat khusus untuk para atlet paralimpik. Jamuan diberikan dalam acara "Ngopi & Ngeteh, Jamuan Gubernur Bagi Paralimpian Pemecah Rekor Peparnas XV 2016".

Dalam sambutannya Aher mengupas jauh tentang kopi priangan atau Java Preanger, bahwasannya meminum kopi merupakan sebuah kebudayaan. Kopi Jabar beberapa bulan lalu mendominasi lelang kopi speciality dunia di Amerika Serikat, khususnya kopi yang berasal dari Gunung Puntang. Demikian pula dengan teh Tatar Pasundan, yang sudah sohor sejak lama. Dalam acara tersebut, Aher meracik sendiri kopi yang dibuatnya bersama seorang barista di panggung acara. Beruntung bagi atlet angkat berat, Ni Nengah lifter putri dari kontingen Bali, karena mendapat sajian pertama dari orang nomor satu di Jawa Barat itu. 

Dengan mengundang paralimpian pencetak rekor, kata dia, pihaknya ingin membentuk kultur masyarakat hargai produk sendiri serta membentuk budaya mata pencaharian. Pendekatan budaya dapat diterapkan di seluruh bidang pembangunan, termasuk pertanian. Dalam kesempatan itu, Aher memperkenalkan langsung komoditas pertanian yang sudah mendunia tersebut kepada para kontingen Peparnas XV 2016. Menurut perjalanan sejarah, kopi Priangan yang awalnya dibawa oleh Bangsa Belanda dari Kenya itu, tumbuh subur di Indonesia. 

"Inilah kopi terbaik di pulau Jawa, Java Preanger, sampai sekarang terbaik di dunia. Kopi Gayo terbaik, kopi Toraja terbaik, kopi lampung terbaik, tapi mohon maaf yang terbaik tetap kopi Jawa, itu berdasaran fakta. Di festival kopi internasional April 2016 di Atlanta (AS), dari 20 kopi se-dunia, enam terbaik itu dari Jawa Barat," papar Aher. 

Diapun mengajak masyarakat mengonsumsi kopi dengan benar. Ia meminta, jangan asal-asalan mengonsumsi kopi karena bisa berdampak buruk pada kesehatan. "Yang benar bukan digunting, tapi digiling oleh kita sendiri, tubruk langsung. Tapi ada puluhan cara nyeduh kopi, itulah kopi paling asli di dunia," katanya.

Menurutnya, kopi tanpa gula jauh lebih sehat. Kopi segar yang digiling sendiri memiliki manfaat bisa mencegah alzeimer, kanker, serangan jantung, menghaluskan kulit, dan sejumlah khasiat lainnya. "Tapi kalau masih amatiran paling tidak pake madu, kalau bisa tanpa gula," pungkasnya.

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id