BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Inventarisasi Penggunaan Pestisida Kimia Di Kabupaten Cianjur

  Nov 21, 2016     Admin BPTP  

Cianjur – Jumat, tanggal 18 November 2016 Balai Proteksi Tanaman Perkebunan telah melaksanakan kegiatan Inventarisasi Penggunaan Pestisida Kimia. Lokasi kegiatan dilaksanakan di kelompok tani Mukti Tani, Desa Sukadana, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur pada koordinat S 7° 0’ 1” – W 107°7’ 28” dengan ketinggian 1048 mdpl.

Usaha tani yang di kelola oleh Kelompok Tani Mukti Tani yaitu komoditi teh dan kopi, Usahatani perkebunan yang dikelola oleh Kelompok Tani Mukti Tani yaitu komoditi teh dan kopi, luas areal tanaman teh yang dikelola seluas ±29 ha sedangkan luas areal kopi yang di kelola seluas ±37 ha. Teh dijual dalam bentuk basah dengan harga Rp. 2.000,-/kg dan kopi dijual dalam bentuk cery dengan harga Rp. 5.000,-/kg untuk jenis arabika sedangkan untuk jenis robusta Rp. 2.500,-/kg.

Menurut Ketua Kelompok Tani Mukti Tani yaitu Bapak Eden dan hasil inventarisasi dalam rangka pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) pada tanaman perkebunan teh dan kopi yang dikelola oleh masing – masing anggota sudah tidak menggunakan pestisida kimia, menurut mereka penggunaan pestisida kimia dapat berdampak negatif antara lain:

  1. Kandungan residu pestisida pada hasil produksi teh dan kopi dapat membahayakan kesehatan konsumen.
  2. Dapat menyebabkan resistensi hama.
  3. Membahayakan organisme non – OPT
  4. Mencemari lingkungan
  5. Memerlukan biaya yang mahal

Kelompok Tani Mukti Tani memilih pestisida nabati digunakan sebagai alternatif dalam pengendalian OPT. Pestisida nabati lebih mudah terurai di alam, relatif aman terhadap organisme non-sasaran, dapat dipadukan dengan cara pengendalian hama dan penyakit lainnya, memperlambat laju resistensi dan resurjensi hama, serta lebih murah sehingga lebih mudah karena semua bahan pestisida nabati sudah tersedia.

Jenis pestisida nabati yang digunakan dalam pengendalian OPT yaitu, kipait, daun suren, kacang babi, mahoni, dan tembakau dengan OPT sasaran pada tanaman teh yaitu Empoasca, Helopeltis, ulat jengkal dan cacar daun teh sedangkan OPT sasaran pada tanaman kopi yaitu, Penggerek buah kopi, penggerek batang kopi dan kutu daun.

 

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id