BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Kelapa Tak Hanya Dibuat Santan

  Dec 13, 2016     Admin BPTP  

Bandung – Indonesia sebagai Negara dengan perkebunan kelapa terluas di dunia banyak di lirik Negara Eropa. Pohon kelapa yang dikenal sebagai pohon kehidupan karena setiap bagian kelapa dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kehidupan. Permintaan akan kelapa dalam bentuk minyak kelapa murni yang tinggi mendorong masyarakat untuk lebih banyak berinovasi terdapat produk olahan lainnya.

Bertempat di Parkir Barat Gedung Sate, Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat adakan helaran Coconut Day 2016 selama dua hari yang berlangsung pada tanggal 9-10 Desember 2016. Dalam salah satu sesi acara, telah dilangsungkan Diskusi tentang Kelapa yang mendatangkan 4 narasumber sekaligus. Keempat narasumber tersebut adalah Bapak Ir. Ismail Maskromo, M. Si dari Balai Penelitian Tanaman Palma Manado, Bapak Ir. Syafrudin, M. Si dari Balai Penelitian Tanaman Industri, Bapak Ir. Muh Unggul Ametung, M. Si. Dari Direktorat Tanaman Setahun Ditjenbun Kementerian Pertanian RI, dan Bapak Profesor Wisnu Gardjito seorang ahli kelapa dunia yang mendirikan komunitas The Green Coco Island.

Ir. Ismail Maskromo, M. Si, sebagai narasumber pertama memaparkan luas area perkebunan kelapa di Indonesia yang luasnya mencapai 3.6 juta Ha dengan produksi 3 juta ton pada tahun 2015. “Angka ini lebih tinggi apabila dibandingkan dengan angka ditahun sebelumnya” ucap Pak Ismail. Kelapa Indonesia berhasil menyumbang 34,9 % produksi kelapa dunia. Hal ini merupakan suatu kebanggaan karena bila dibandingkan Negara lain seperti Filipina dan India yang menyumbang < 25% dari produksi kelapa dunia.

Pendapatan perusahaan kelapa mencapai 9,6 juta ton yang bila dirupiahkan setara dengan 6 Milyar. “Dengan keuntungan yang tersebut maka, perlu digiatkan berbagai usaha pengembangan produk kelapa” tambah Pak Syafrudin dari Balitri. Dalam acara talkshow ini juga turut hadir penggiat usaha di bidang perkelapaan, Bapak Wisnu Wardjito. Bapak Wisnu dalam hal ini menyampaikan tentang produk olahan kelapa yang banyak dikenal masyarakat luas biasanya dalam bentuk minyak. Di Eropa sebagai konsumen terbesar minyak kelapa murni, saat ini memanfaatkan 743.000 metrik ton/tahun.

“Peluang agribisnis produk kelapa dengan produk bernilai tinggi terbuka lebar, untuk itu perlu dilakukan berbagai inovasi dalam mengolah bahan lainnya” tutur Wisnu. Terdapat 250 produk olahan kelapa yang apabila dikembangkan dapat hingga 1600 item. Produk yang dikembangkan seperti kecap manis, selai kelapa, sirkel (Sirup air Kelapa), Sabun kelapa, dan lainnya. Produk olahan kelapa yang dikemas menarik diharapkan dapat menambah nilai jual produk tersebut.

Pendiri The Green Coco Island (TGCI) yang mengembangkan produk olahan kelapa diantaranya Virgin Coconut Oil (VCO) dan Extra VCO, minyak goreng kelapa putih, sabun, sirup air kelapa, mie kelapa, bioetanol, produk kecantikan, produk kesehatan, hingga konstruksi jalan raya yang semuanya dari kelapa. Diskusi semakin menarik karena peserta semakin tertarik dengan suasana diskusi yang dinamis santai namun serius.

 

Penulis : M.S Ansori

Fotografer : M.S Ansori

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id