BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Launcing Penyerahan Bantuan 2 Juta Benih Kopi Arabika Java Preanger

  Dec 28, 2016     Admin BPTP  

Bandung –  Bertempat di Gedung Pakuan, Selasa pagi (27/12/16) Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perkebunan membagikan 2 juta benih kopi kepada 130 kelompok tani dari 11 kabupaten di Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang akrab dengan sapaan Aher ini menyerahkan bantuan benih tersebut kepada Bupati atau Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten penerima. Penyerahan dilakukan secara simbolis, Aher menyerahkan 2 juta benih kopi kepada 11 kabupaten penerima.

Adapun Kabupaten yang menerima sebagai berikut Kabupaten Bandung menerima 457.750 benih, Bandung Barat (183.500), Garut (349.900), Tasikmalaya (112.500), Ciamis (52.000), Majalengka (111.250), Sumedang (428.100), Subang (12.000), Cianjur (113.500), Sukabumi (84.800), dan Kabupaten Bogor (94.700 benih). Dua juta benih kopi ini telah disertifikasi terakhir pada tanggal 22 Desember 2016. 

Nilai ekonomi yang tinggi kopi bisa menjadi sumber peningkatan pendapatan para petani, namun ini perlu ditunjang dengan harga dipasaran yang relatif stabil.  Aher menambahkan, selain nilai ekonomi yang didapatkan bahwa kopi juga dapat menjadi sarana konservasi. Masyarakat yang biasanya menanam tanaman semusim dilahan miring, sekarang didorong supaya yang ditanam itu tanaman koservasi. Satu diantara jenis tanaman konservasi yaitu tanaman kopi. Kopi bisa ditanam disela-sela tanaman konservasi yang biasanya merupakan tanaman tegakan. Pemprov Jawa Barat dalam hal ini berencana untuk mengkonservasi kembali kawasan Citarum hulu dan Ciamanuk hulu.

"Jadi secara hidrologi air, pelestarian hutan bagus, kita manfaatkan dengan baik, mudah-mudahan pada saat kita ingin menghijaukan kembali, mengkonservasi kembali kawasan Citarum hulu dan Cimanuk hulu, secara konservasi. Dan pada saat yang sama ada nilai ekonomi, yaitu tanaman kopi," jelas Aher.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat Arief Santosa dalam laporannya menjelaskan bahwa sertifikasi ini penting. Karena menurutnya benih yang telah bersertifikat dapat meningkatkan produktivitas, mutu hasil tanam, serta daya saing produknya. Selain itu, harus diukung pula oleh teknik budidaya yang baik (good agricultural practise) melalui pemberian sarana produksi yang tepat, sesuai dengan penerapan sistem manajemen usaha tani yang baik pula. Pada 2014 Pemprov Jawa Barat telah menyerahkan 1 juta benih kopi kepada 42 kelompok tani di 6 kabupaten. Sedangkan pada 2015 Pemprov Jabar juga menyerahkan 2 juta benih kopi kepada 65 kelompok tani di 11 kabupaten, sehingga pada 2016 ada peningkatan jumlah kelompok penerima hingga 100%. Sementara pada 2017 nanti Pemprov Jawa Barat menargetkan kembali membagikan 5 juta benih kopi, sehingga total dari 2014 - 2017 ada 10 juta benih kopi yang dibagikan.

Kopi yang dibagikan pada tahun ini merupakan jenis kopi unggul Arabika dengan dua jenis varietas. Pertama, benih kopi varietas Sigararuntang Lembang yang bisa ditanam di atas ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (dpl), dan kedua, varietas Lini S795 yaitu jenis tanaman kopi diperuntukan ditanam di ketinggian 700 - 1.200 meter dpl. Dengan adanya penambahan 2 juta benih pohon ini, maka diperkirakan luas lahan tanaman kopi di Jawa Barat seluas 37.265 hektar. Sedangkan potensi lahan yang cocok untuk tanaman kopi di Jawa Barat bisa mencapai 50.000 atau maksimal 200.000 hektar. Diharapkan kedepannya dengan adanya bantuan ini dapat menggiatkan petani kopi dan mengharumkan kembali kopi Jawa Barat, Coffee Java Preanger.

Penulis : Dwi & Tim Kreatif 

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id