BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Monev Kegiatan Pengendalian OPT pada Tanaman Tembakau di Kabupaten Bandung

  Jan 20, 2016     Admin BPTP  

 

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi kegiatan pengendalian OPT pada tanaman tembakau, di Kabupaten Bandung, ada beberapa hal yang dapat disampaikan, yaitu :

  1. Kelompok tani yang dikunjungi, adalah
  • Kelompok tani “ Rahayu “,
  • Susunan Organisasi Kelompok Tani :

Ketua : Utep Setiawan

Sekretaris      : Amun

Bendahara    : Suherli

  • Jumlah petani peserta kegiatan, segbanyak :  25 orang,
    1. Alamat kelompok tani, yaitu di Desa Ciluluk Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung,
    2. Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) pada tanaman tembakau yang dikendalikan, seluas ± 25 ha.

 

Ruang lingkup kegiatan pengendalian OPT pada tanaman tembakau, adalah sebagai berikut :

  1. Survei lokasi,
  2. Sosialisasi,
  3. Pelaksanaan kegiatan :
  • Pembuatan ekstrak pestisida nabati, bahan baku biji nimba,
  • Penentuan pohon contoh pengamatan serangan OPT,
  • Pengisian form hasil pengamatan OPT, selama 2 bulan dengan interval waktu 1 minggu sekali,
  • Pengolahan data hasil pengamatan,
  • Pengendalian OPT pada tanaman tembakau, selama 2 bulan dengan interval waktu 1 minggu sekali.
  • Evaluasi hasil pelaksanaan kegiatan pengendalian OPT pada tanaman tembakau

 

Hasil monitoring dan evaluasi, adalah sebagai berikut:

  1. Prinsip Pengendalian Hama dan Penyakit. Yaitu :
  • Ambang Ekonomi,
  • Pentingnya kegiatan pengamatan serangan OPT secara periodic,
  • Pentingnya mengenal hama, musuh alami (predator, parasitoid, penyakit serangga) pada tanaman tembakau
    • Pencegahan Lebih Baik Dari Pada Pengobatan
  • Pentingnya mengenal komponen pengendalian terpadu
  • Pentingnya mengenal penyakit penting
    1. Sedangkan pengendalian bila dilihat dari Sikap, Sifat dan Falsafahnya, adalah :
  • Manusia tidak bermaksud mengendalikan alam, tetapi menyesuaikan dengan alam,
  • Tidak semua serangga yang dijumpai pada tanaman tembakau berstatus hama, bahkan lebih banyak bermanfaat,
  • Penggunaan pestisida kimia yang rasional,
  • Pemilihan dan pengintegrasian teknis PHT disesuaikan dalam konteks sosial, budaya, politik, dan ekonomi.
  1. Sasaran PHT.
    • Lingkungan hidup lestari dan tercapainya perkebunan berkelanjutan,
    • Pendapatan petani meningkat,
    • Diperoleh bahan baku tembakau berkualitas, aman residu pestisida, biaya produksi efisien dan harga kompetitif,
    • Bisnis tembakau yang berkesinambungan
  2. Pemupukan berimbang.
  • Pemupukan yang seimbang akan menghasilkan tanaman yang sehat, tahan terhadap gangguan hama maupun pathogen,
  • Pemupukan N berlebihan mengakibatkan tanaman rentan terhadap pathogen,
  • Penggunaan pupuk kandang sebaiknya yang sudah matang
  1. Rotasi tanaman atau tanaman sela.
    • Memutus rantai makanan atau memberi kondisi lingkungan yang tidak cocok bagi perkembangan hama maupun penyakit,
    • Menanam tanaman berguna atau perangkap Misalnya:Tagetes , wijen, Crotalaria spp., jarak, cukup efektif menekan nematoda puru akar
  2. Sanitasi
  • Membersihkan sumber inokulum dengan cara mencabut tanaman sakit maupun tanaman inang lainnya kemudian dimusnahkan,
  • Membersihkan peralatan dan tangan pekerja di lahan yang terserang virus mosaik dengan sabun hijau atau detergen Membersihkan gulma yang kemungkinan menjadi sarang hama/pathogen
  1. Pengendalian Hayati.
  • Penggunaan musuh alami (predator, parasitoid, penyakit serangga), mikrobia antagonis, baik melalui kompetisi, parasitasi, maupun toksikasi
  • Kendala untuk penyakit: agensia hayati yang diintroduksikan kurang mampu beradaptasi di lingkungan yang baru.
  • Mengkombinasikan dengan bahan organic untuk meningkatkan daya adaptasi dan membantu perkembangan mikrobia di awal pertumbuhannya di lingkungan yang baru,
  1. Pengendalian dengan menggunakan pestisida nabati, adalah dari jenis Mimba (Azadirachta indica ) salah satu tumbuhan yang daun, biji, kulit batangnya dapat digunakan sebagai pestisida (insektisida, fungisida, nematisida, bakterisida, dan virusida) karena mengandung bahan aktif azadirachtin, nimbin, dan nimbidin.

 

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id