BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Jabar Siap Luncurkan Kopi Arabika Organik

  Jan 11, 2017     Admin BPTP  

BANDUNG – Produk kopi organik arabika asal Jawa Barat yang bersertifikasi siap diluncurkan pada tahun 2017. Ada 30 hektare lahan kopi yang sedang dalam tahap bimbingan pelaksanaan yang dilakukan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanaan Kabupaten Bandung di Cilengkrang dan Cisondari, Kabupaten Bandung.

Langkah tersebut dilakukan melalui pengembangan desa organik berbasis komoditas perkebunan kopi, yang ditinjau Direktur Perlindungan Tanaman Perkebunan Kementerian Pertanian, Dudi Gunadi, ke Cilengkrang, Selasa (10/1/2017). Lokasi tanaman kopi organik di Cilengkrang tersebar mulai Cilengkrang, Palintang, dan Cikawari, tampak areal tanaman kopi tersebut terdiri atas kombinasi tanaman kopi, jagung, sapi dan pakan ternak.

Dalam kesempatan tersebut, dari sejumlah pengamatan pelaksaan desa organik di Indonesia, Dudi mencontohkan ada kelebihan dimana komoditas kopi tergolong lebih memungkinkan yang di kelompok tani pekebun bersaing secara obyektif di pasaran. Soalnya, karakter rasa kopi tak bisa dimungkiri dan dapat langsung terasa oleh para konsumen, termasuk hasil perlakuan organik.

“Pada kelompok-kelompok, peminat kopi, sangat mengapresiasai masing-masing proses penanganan kopi mulai pembudidayaan sampai pascapanen. Setiap usaha berkebun kopi, memiliki rezeki dan segmen pasar masing-masing dengan sama-sama besar peluangnya,”ujar Dudi Gunadi.

Disebutkan Kepala Balai Proteksi Tanaman Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Dede Wahyu, pengembangan desa organik berbasisi komoditas perkebunan kopi tersebut, bersifat usaha terintegrasi dan bernilai tambah dengan penguatan dari komoditas jagung dan sapi perah. Pada saat produksi kopi yang mulai ditangani organik untuk sesaat menurun produksinya sesuai karakteristiknya, pekebun kopi memperoleh usaha tambahan dari komoditas jagung dan sapi.

 

Potensi Wisata

Diketahui, penanganan tanaman perkebunan melalui pola organik juga memiliki kelebihan pengutan struktur tanah dan pemulihan lingkungan. Sertifikasinya sedang diajukan kepada lembaga kompeten di Jakarta, dimana pengembangan produksi kopi organik di Cilengkrang dan Cisondari, bakal yang pertama diluncurkan tahun 2017.

Disebutkan, secara umum areal perkebunan kopi di Jawa Barat sudah tergolong ramah lingkungan, tetapi untuk sejumlah wilayah diarahkan secara organik. Begitu pula pemanfaatan kotoran sapi dan air kencingnya, selain kotorannya untuk pupuk organik, air kencing sapi sangat bagus dimanfaatkan sebagai pupuk daun.

Ketua Kelompok Tani Mulyasari, Kampung Pasir Angin, Desa/Kecamatan Cilengkrang, Unang menyebutkan, pengembangan kopi organik di kelompoknya sudah memperoleh perhatian dari sejumlah calon pembeli dari Malaysia itu akan datang ke Cilengkrang, untuk melihat cara penanganan tanaman kopi di kebun.

Menurut Kabid Pengolahan, Pemasaran, dan Usaha Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Yeyep Soedrajat, kebun kopi organik seperti di Cilengkrang, sangat potensial dikembangkan untuk wisata kebun dan minuman kopi organik. Apalagi jalur ke lokasi, sudah relatif lebih baik dan mudah dituju dari arah Cilengkrang, Jalan Raya Ujungberung Bandung. (Kodar Solihat)

 

Sumber Harian Umum Pikiran Rakyat Edisi Jumat, 6 Januari 2016 Kolom Ekonomi Halaman 18.

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id