BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Lahan Tebu Rakyat di Jabar Kian Terkikis

  Jan 17, 2017     Admin BPTP  

Cirebon, (PR).- Lahan tebu rakyat di Jawa Barat semakin habis. Selama kurun waktu tujuh tahun, lahan tebu Jabar tersisa 40 persen. Sampai tahun 2009, lahan tebu masih terisisa sekitar 12.000 hektare. Namun, saat ini tinggal 5.000 – 5.500 hektare.

Seorang petani tebu asal Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Abdullah mengatakan, sebagian lahan mula ditanami tebu kini sebagian sudah ditanami jagung. “Kalau kondisinya masih terus rugi, mau tidak mau saya ganti seluruhnya dengan jagung,” Kata Abdullah.

Menurut Sekretaris Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Jabar Haris Sukmawan, semakin habisnya lahan tebu terjadi menyusulnya menurunnya minat petani tebu dalam menanam komoditas tersebut akibat terus merugi. Pada rentang waktu dua sampai tiga tahun terakhir luas tebu di Jabar masih mencapai 8.000 – 9.000 hejtare. Bahkan, pada 2006 – 2009 lalu, luas lahan tebu di Jabar mencapai sekitar 12.000 hektare. “namun, musim tanaman sekarang hanya tinggal 5.000 – 5.500 hektare,” ujar pria yang akrab disapa Wawan, Senin (16/1/2017).

Rendahnya tingkat rendemen ataupun harga gula menjadi faktor terus meruginya petani tebu. Pada musim giling 2016 lalu, kondisi tersebut terutama dialami oleh para petani tebu yang memasuki musim giling periode ketujuh hingga seterusnya.

Pada periode tersebut, tingkat rendemen anjlok menjadi 5,5% - 6%. Begitu pula harga gulanya yang hanya dihargai Rp. 10.800 – Rp. 11.000 per kg. “Untuk periode ke tujuh sampai giling akhir, nasib petani tebu benar – benar terpuruk, “tutur Wawan.

Kondisi tersebut diperparah dengan cuaca ekstrem yang terjadi sepanjang 2016. Cuaca ekstrem itu menyebabkan biaya tebang dan pengangkutan tebu dari ladang ke pabrik gula melonjak tinggi. Akibatnya, kata Wawan, jumlah petani yang menanam tebu dan lahan tebu pun berkurang drastis.

Menurut Wawan, petani tebu banyak yang mengurangi menanam tebu bahkan beralih total pada komoditas pertanian lain untuk ditanam di lahannya. “Banyak petani yang beralih menanam padi dan jagung. Sementara untuk buruh tani yang biasanya mengelola lahan tebu, banyak yang beralih profesi menjadi buruh bangunan,” katanya. (Ani Nunung)***

 

Sumber Harian Umum Pikiran Rakyat Edisi Selasa, 17 Januari 2016 Kolom Jawa Barat Halaman 8.

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id