BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Cupping Kopi di BPTP

  Jan 17, 2017     Admin BPTP  

PASIRJATI – Kopi memiliki cita rasa yang sangat bervariasi, terdapat sekitar 800 karakter kopi dunia. Untuk mengetahui cita rasa tersebut perlu dilakukan cupping kopi. Bagi pecinta kopi, rasanya tidak asing mendengar kata “Cupping”. Istilah cupping atau uji cita rasa kopi merupakan suatu cara untuk mengetahui perbedaan dari berbagai hasil seduhan kopi, berdasarkan jenis, tingkat saringan biji kopi, dan perbedaan karakter khas kopi. Bertempat di Aula Balai Proteksi Tanaman Perkebunan (Selasa, 17/1/2017) telah dilaksanakan cupping kopi dengan mengundang seorang importir kopi yang berdomisili di Sydney, Australia  yakni, Bapak Ichsan juga hadir Staff khusus Gubernur Jawa Barat Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Bapak Teddy dan kelompok tani kopi binaan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat. Adapun kopi yang menjadi peserta pada uji cupping kali ini diantaranya adalah kopi Wanoja asal Kabupaten Bandung, Manglayang Karlina asal Kabupaten Bandung, Bukit Palasari Kabupaten Bandung, Arjuna Kabupaten Bandung Barat dan Murbeng Puntang Kabupaten Bandung. 

Proses cupping langsung dilakukan oleh Bapak Ichsan, pertama – tama diawali dengan menghirup wangi kopi dari kopi bubuk yang belum diseduh. Pada acara  ini ditentukan sebanyak 2 gelas untuk tiap kopi yang akan diuji. “Aroma yang keluar dari secangkir kopi yang telah diseduh sekaligus mewakili dari rasa umum pada kopi tersebut.  Ada beberapa karakteristik aroma kopi secara umum seperti earthy, spicy, floral, atau nutty” papar Ichsan.  Pada tahap ini dilakukan dengan cara mengangkat gelas kemudian dekatkan hidung sedekat mungkin dengan kopi tanpa harus menghirup serbuk kopinya.

Tahap kedua “Acidity” atau kadar keasaman. Rasa asam mampu dirasakan oleh lidah bagian atas. Terdapat 3 level acidity yaitu, Low, Medium, dan High Acidity. High acidity biasa disebut dengan istilah Bright, dan Low acidity biasa disebut dengan tangy atau crisp. Kopi yang memiliki low acidity akan terasa smooth dan clean di lidah, dan biasa nya memiliki aftertaste yang lebih lama.

Tahap selanjutnya yaitu “Flavour” . Flavour yang merupakan definisi dari rasa kopi, dapat berupa rasa fruity seperti terasa guava. “Diantara cita rasa kopi dari kelima sampel, ada yang terasa fruity seperti guava” ujar Teddy.

Dalam pertemuan tersebut kelompok tani kopi binaan Dinas Perkebunan antusias mengajukan pertanyaan seputar produksi kopi. Tidak dipungkiri terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi cita rasa kopi dari proses budidaya kopi (on farm) hingga pascapanen. Untuk mendapatkan hasil Specialty Coffee diperlukan proses yang panjang hingga mendapatkan cita rasa kopi yang murni, tanpa blend (campuran). Proses ini yang kemudian akan membentuk cita rasa yang khas dari kopi tersebut.

 

Penulis : Dwi 

Editor : MS. Ansori 

Foto: Yuda M Zaelani

 

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id