BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Pasar Lokal Lebih Menguntungkan Petani Kopi

  Jan 20, 2017     Admin BPTP  

NGAMPRAH, (PR),- Pangsa pasar lokal dinilai lebih potensial untuk pemasaran kopi dari Kabupaten Bandung Barat ketimbang pasar dunia. Hal itu disebabkan pasar lokal lebih berpihak pada petani daripada pasar dunia yang biasanya dikuasai perusahaan tertentu.

“Kalau di pasar dunia, selalu ada kartel harga sehingga harga jual di tingkat petani sangat rendah. Padahal, kopi yang diekspor berkualitas tinggi,“ kata Firman Afriansyah, Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bandung Barat, Rabu (18/1/2017).

Firman menuturkan, saat ini kopi jenis arabika dan robusta asal bandung barat sudah menembus pasar internasional. Bahkan, beberapa penghargaan pernah diraih, di antaranya peringkat kedua pada Specialty Coffee Association of America Expo 2016 di Altanta, Georgia, Amerika Serikat. Kopi peringkat pertama juga berasal dari Jawa Barat, tepatnya Kabupaten Bandung.

Ekspor ke luar negeri memiliki berbagai kendala. Selain harga, jumlah kopi yang diekspor juga jumlahnya harus banyak minimal 18 ton dalam bentuk greenbean. “Pasar dunia memang cukup potensial, tetap pasar lokal peluangnya lebih terbuka”tuturnya.

Di pasar lokal, menurut dia biji kopi bisa disalurkan ke sejumlah restoran, hotel, ataupun kedai kopi. Dengan menjual kopi ke pasar – pasar itu, petani bisa mendapatkan keuntungan 2 – 5 kali lipat.

Saat ini, Firman mengungkapkan, harga pasaran untuk jenis kopi kualitas spesial Bandung Barat dalam bentuk greenbean Rp. 80.000 – Rp. 200.000/kg. sementara kopi dengan kualitas standar Rp. 50.000 – Rp. 55.000/kg dan kopi afkiran Rp. 12.000/kg.

“Bandung Barat terkenal dengan cita rasanya yang khas karena diperoleh dari dataran tinggi pegunungan. Itulah yang menjadikan kopi Bandung Barat banyak dinikmati penikmat kopi dunia,” katanya.

Ketua Asosiasi Petani Kopi Indonesia Bandung Barat Danumiharja mengungkapkan, kendala yang sering ditemui dalam bisnis kopi di antaranya permainan broker, yakni pedagang besar yang langsung membeli kopi dari petani dengan harga redah. Menurut dia, perlu adanya perda yang mengatur tentang perdagangan kopi ini. (Cecep Wijaya)***

Sumber Harian Umum Pikiran Rakyat Edisi Jumat, 20 Januari 2017 Kolom Bandung Raya Halaman 2

 

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id