BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Metabolit Sekunder, Tingkatkan Kualitas Panen Tembakau

  Jul 21, 2017     Admin BPTP  

Garut, (PR).-

Sejumlah Petani pekebun tembakau di Kabupaten Garut memperoleh peningkatan kualitas dan hasil panen lebih baik pada musim kemarau Juli 2017 ini. Hasil tersebut diperoleh melalui aplikasi metabolit sekunder alias pestisida nabati, sehingga diperoleh kualitas daun tembakau yang lebih baik dan bobotnya meningkat.

Gambaran tersebut ditunjukan sejumlah petani pekebun tembakau Kelompok Tani Makmur Tani, Desa Tanjung Karya, di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Rabu (19/7/2017). Aplikasi  pestisida nabati tersebut diaplikasikan melalui pengenalan perlakuan tanaman menggunakan metabolit sekunder yang dilakukan Balai Proteksi Tanaman Perkebunan (BPTP) Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat.

Ketua Kelompok Makmur Tani, Adung memperlihatkan perbedaan tampilan fisik dan kualitas daun tembakau yang menggunakan metabolit sekunder, tampak memiliki daun lebih tebal, lebih hijau dan lengket.

Kualitas daun tembakau seperti ini, yang lebih disukai para pembeli dari sejumlah pabrikan rokok asal Jawa Tengah yang membeli langsung tembakau ke Kecamatan Samarang.

Disebutkan, perlakuan metabolit sekunder sudah ketiga kalinya. Manfaatnya, mampu memberikan ketahanan lebih baik terhadap patek daun, sehingga hasil panen dan hasil jual meningkat setiap pohonnya.

Manfaat lainnya dari metabolit sekunder, adalah ketahanan lebih baik terhadap serangan ulat tanah. Peluang tanaman muda tembakau mampu tumbuh dewasa menjadi lebih baik, walau disekelilingnya banyak tanaman sayuran yang diketahui sebagai inang ulat tanah, Seperti tanaman tomat, jagung, kol, dan rumput-rumputan.

“Tampaknya lebih mengirit biaya produksi, serta mengadaptasi kondisi cuaca cepat berubah seperti kemarau ini yang diselingi hujan. Produktivitas tanaman pun meningkat atau lebih banyak yang selamat, sehingga diperoleh rata-rata minimal 1 kg daun tembakau basah per pohon, “ujar Adung.

Menarik Perhatian

Selain para anggota kelompok Tani Makmur Tani yang melakukan pengamatan sejumlah petani tembakau diluar kelompok penasaran ingin mengetahui hasil penanganan tanaman tembakau menggunakan metabolit sekunder.

Metabolit sekunder adalah istilah jenis pestisida nabati berfungsi mengendalikan serangan hama penyakit yang dibuat secara mandiri, menggunakan bahan-bahan alami dari lingkungan sekitar seperti daun pohon nimba, dll. Metabolit sekunder tersebut dibuat oleh BPTP Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat untuk dikenalkan dan kepada kalangan petani pekebun seperti pada tanaman tembakau, kopi, cengkih, dll berkaitan pengembangan produksi tanaman perkebunan secara ramah lingkungan.

BPTP Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat diwakili Oleh Mochamad Sopian Ansori, Yuda Muhammad Zaelani, dan Ahmad Muharam. Pihak BPTP menekankan pemanfaatan bahan-bahan yang tersedia dari lingkungan setempat untuk membuat sendiri metabolit sekunder. Untuk staternya dipasok dari BPTP yang menggunakan bahan-bahan dari jagung.

Kepala UPT Kecamatan Samarang Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Garut, Wawan Menyebutkan, luasan tanaman tembakau rakyat di Kecamatan Samarang yang memperoleh pengenalan aplikasi metabolit sekunder luasnya sekitar 15 hektare. (Kodar Solihat)

Sumber : Harian Umum Pikiran Rakyat edisi Jumat 21 Juli 2017 hal. 18

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id