BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Petani Mandiri, Produksi APH Sendiri

  Aug 31, 2017     Admin BPTP  

Agen Pengendali Hayati atau APH merupakan mikrooganisme yang digunakan sebagai pengendali suatu hama atau penyakit pada tanaman budidaya. Menurut Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 411/ kpts/ TP.120/ 6/ 95 tanggal 1 Juni 1995 Tentang Pemasukan Agens Hayati Ke Dalam Wilayah Negara Republik Indonesia, Pasal 1 ayat 1. Agens hayati adalah setiap organisme yang meliputi spesies, sub spesies, varietas, semua jenis serangga, nematoda, protozoa, cendawan (fungi), bakteri, virus, mikroplasma serta organisme lainnya dalam semua tahap perkembanggannya dapat dipergunakan dalam pengendalian hama dan penyakit atau organisme pengganggu, pengolahan hasil pertanian dan berbagai keperluan lainnya. Bagi petani yang sudah pernah mengikuti Sekolah Lapangan Pengendaliahn Hama Terpadu (SLPHT) pasti sudah tidak asing lagi dengan APH. Di Kabupaten Purwakarta tepatnya di Klinik Sub Unit Balai Proteksi Tanaman Perkebunan Jawa Barat petani membuat sendiri APH dengan alat-alat dan bahan-bahan yang dikirim dari Balai Proteksi Tanaman Perkebuanan Provinsi Jawa Barat. Para petani membuat APH dengan menggunakan media jagung dan di inokulasi dengan jamur antagonis. Biasanya jamur antagonis yang digunakan adalah Trichoderma sp., Beauveria bassiana, Spicaria sp., Paecilomyces sp., dan Metharizium sp. tergantung dari hama atau penyakit sasaran yang akan dikendalikan.

Kegiatan di Klinik Sub Unit Balai Proteksi Tanaman Perkebunan Jabar para petani memperbanyak APH dengan menggunakan media jagung yang telah di cuci bersih dan di kukus, setelah itu media jagus ditiriskan dan dimasukkan kedalam plastik tahan panas, lalu jagung yang telah di kemas di masukkan kembali ke dalam langseng/dendeng untuk di kukus dengan tujuan untuk mensterilkan media jagung tersebut, setelah itu media jagung tersebut ditiriskan kembali. Setelah dingin, media jagung di inokulasi dengan jamur antagonis di dalam box isolasi yang telah di sterilkan dengan menggunakan alkohol, lalu media jagung yang telah di inokulasi didiamkan selama kurang lebih 2 minggu sampai jamur tumbuh dalam media tersebut. APH yang telah tumbuh dan siap digunakan akan disalurkan ke kelompok tani yang membutuhkan untuk mengendalikan hama dan penyakit yang ada di perkebunannya.

Penggunaan APH pada dasarnya adalah untuk menjaga tanaman budidaya dari serangan organisme pengganggu tanaman baik itu hama dan penyakit. Selain itu, penggunaan APH dalam mengendalikan OPT juga dimaksudkan untuk menjaga ekosistem lingkungan sekitar tanaman budidaya agar tetap terjaga karena bahan yang digunakan dalam pengendalian OPT merupakan bahan organik. Berbeda dengan pengendalian dengan menggunakan pestisida kimia yang dapat menghasilkan residu dan menyebabkan kesehatan petani dan lingkungan menjadi terganggu. Pada konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT) disebutkan salah satunya adalah pemanfaatan musuh alami sebagai agen pengendali hayati. PHT merupakan konsep pengendalian OPT dengan pendekatan ekologi yang bersifat multidisiplin untuk mengendalikan populasi hama dan penyakit dengan memanfaatkan beragam taktik pengendalian yang kompetibel dalam suatu kesatuan koordinasi pengelolaan.

Pada konsep PHT disebutkan pula bahwa petani menjadi ahli dalam PHT sehingga diharapkan petani dapat mengetahui jenis hama dan penyakit yang menyerang, mengetahui cara pengamatan dan tekhnik pengendalian yang akan digunakan, serta mengetahui jenis musuh alami dan agen pengendali hayati yang dapat mengendalikan populasi hama dan penyakit yang menyerang. Dengan adanya Klinik Tanaman Perkebuanan di Sub Unit Balai Proteksi Tanaman Perkebuanan Jawa Barat di Kabupaten Purwakarta ini diharapkan dapat membantu petani agar dapat mandiri dalam memproduksi Agen Pengendali Hayati untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman perkebunannya.

Penulis : Moch. Ardiansyah

Petugas SUB Unit Perlindungan Tanaman Perkebunan Kab. Purwakarta

Editor : MS. Anshori

 

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id