BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Uji Coba Teknologi Terbaru untuk Pengendalian OPT pada Tanaman Kopi di Kabupaten Bandung

  Aug 31, 2017     Admin BPTP  

Balai Proteksi Tanaman Perkebunan Jawa Barat tahun ini sudah mulai mengembangkan Agensia Pengendali Hayati (APH) dengan formulasi cair, atau juga bisa disebut metabolit sekunder APH. Sejak bulan April 2017, Metabolit sekunder APH tersebut sudah mulai dikembangkan, dan pada akhir Bulan April 2017 metabolit sekunder APH BPTP Jawa Barat sudah mulai diujicobakan terhadap tanaman tembakau di Desa Sukanagara, Soreang, Kabupaten Bandung. Metabolit sekunder yang diujicobakan adalah metabolit sekunder jamur Trichoderma spp. Setelah dievaluasi, metabolit sekunder jamur Trichoderma spp. memberi dampak positif terhadap tanaman tembakau. Daun tanaman tembakau menjadi lebih tebal dan lebih berwarna hijau dibandingkan dengan tanaman yang tanpa diaplikasikan metabolit sekunder jamur Trichoderma spp. Hasil pengamatan OPT tembakau setelah beberapa kali aplikasi menunjukkan, gejala penyakit bercak daun (Cercospora nicotinae) dan hama ulat pada tanaman tembakau mengalami penurunan intensitas serangannya terutama di minggu terakhir setelah aplikasi. Secara keseluran metabolit sekunder Trichoderma spp. dapat mengendalikan hama ulat pada tanaman tembakau dan dapat membantu pertumbuhan tanaman sebagai zat pengatur tumbuh.

Uji coba selanjutnya akan dilaksanakan kegiatan ujicoba swadaya metabolit sekunder APH pada yaitu tanaman kopi. Uji coba ini bertujuan untuk mengetahui apakah metabolit sekunder jamur Trichoderma spp. dapat mengendalikan OPT pada tanaman kopi. OPT utama tanaman kopi diantaranya karat daun (Hemileia vastatrix), Penggerek Buah Kopi (Hypothenemus hampei), dan kutu hijau (Coccus viridis). OPT tersebut yang akan dilihat apakah dapat dikendalikan menggunakan metabolit sekunder Trichoderma spp.

Kegiatan ujicoba metabolit sekunder jamur Trichoderma spp. kali ini dilaksanakan di Desa Girimekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Kebun kopi yang digunakan adalah milik Bapak Adang yang merupakan anggota kelompok tani Giri Senang yang diketuai oleh Bapak Asep Rohman. Kebun Bapak Adang luasnya 3 Ha. Sekitar 0,5 Ha dan 125 pohon sampel yang dipakai untuk kegiatan uji coba metabolit sekunder ini.

Uji coba ini akan dilakukan pengaplikasian metabolit sekunder jamur Trichoderma spp. dengan interval aplikasi satu minggu sekali dengan dosis metabolit sekunder yang berbeda-beda mulai dari 5 ml/liter, 10 ml/liter, 15 ml/liter, dan 20 ml/liter. Pengamatan OPT juga dilakukan satu minggu sekali bersamaan dengan aplikasi metabolit sekunder. Pengaplikasian dan pengamatan sudah dilakukan dua kali mulai dari tanggal 22 Agustus dan 29 Agustus 2017.

Diharapkan uji coba metabolit sekunder ini dapat memberikan informasi bahwa metabolit sekunder jamur Trichoderma spp. dapat mengendalikan OPT kopi dan didapatkan dosis yang tepat, efektif, dan efisien untuk aplikasi metabolit sekunder jamur Trichoderma spp.

 

Penulis : Anindita Arsita Putri, SP.

Editor : MS Ansori, SP., MP.

Foto : Tim Dokumentasi BPTP

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id