BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Serangan Hama Pohon Kelapa Segera Diantisipasi

  Oct 04, 2017     Admin BPTP  

Bandung, (PR).-

Antisipasi dan pencegahan meluasnya serangan hama Artona catoxantha pada tanaman kelapa, dilakukan Balai Proteksi Tanaman Perkebunan (BPTP) Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Pangandaran.

Langkah tersebut dilakukan secara tepat waktunya, dengan melakukan pengendalian terhadap sejumlah populasi tanaman kelapa yang mulai terserang hama itu di Desa Karangmiri Kecamatan Langkaplancar.

Gambaran diperoleh, langkah yang dilakukan terhadap hama tanaman kelapa itu, sudah dilakukan oleh lima personel BPTP Dinas Perkebunan Jawa Barat yang mendatangi ke lokasi, pada sepekan kemarin. Mereka adalah Maulud Wahyudin (Kasi Pengembangan Teknologi Pengendalian Hama terpadu/PHT), Mochamad Sopian Ansori ( Kasi Sarana Teknologi PHT), Hilda Sandra Utami, (Pelaksana Sub Unit Perlintan), Anindita Arsita Putri ( Pelaksana Sub Unit Perlintan), Serta Handi Noer Hakim, (Pelaksana Brigade Proteksi Tanaman).

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah BPTP Dinas Perkebunan Jawa Barat Dede Wahyu, Kamis (28/9/2017), apa yang dilakukan tersebut, tepat waktunya karena stadium kini banyak yang mulai menjadi kepompong untuk dicegah agar berbagai hama artona tak berkembang menjadi kupu-kupu. Kawasan Pangandaran, termasuk bagian selatan Jawa Barat yang tercatat sebagai kawasan yang pernah menjadi endemis mengalami serangan artona.

Langkah antisipasi dan pencegahan meluasnya serangan hama artona itu melalui perlakuan terhadap populasi kelapa di Desa Karangmiri. Diharapkan serangan hama artona tak meluas di Pangandaran, bahkan di selatan Jawa Barat selaku sentra perkebunan kelapa.

“Jika populasi tanaman kelapa di selatan Jawa Barat umumnya terselamatkan dari serangan hama artona, diharapkan produksi kelapa dalam pada akhir tahun 2017 ini tetap baik. Masyarakat pun akan terhindar dari melonjaknya harga kelapa, karena produksi kelapa dalam dapat selamat dari risiko anjlok produksi akibat serangan hama,” ujar Dede Wahyu.

Disebutkan, kelompok tani yang dikunjungi, adalah kelompok tani Karya Sari I anggotanya sebanyak 50 orang di Kampung Bangunsari, dan Kelompok Tani Mulya Karya, dengan anggota 62 orang di Kampung Cinta Asih.

Hasil produksi kelapa umumnya di panen dalam produk butiran rata-rata 10 butir/pohon/bulan dengan harga sekitar Rp 3.000/butir, serta dalam bentuk air nira rata-rata produksi 2 liter/pohon/hari, dengan harga jual gula merah kelapa Rp. 8.000/kg.

Dilakukan bimbingan teknis kepada Kelompok Tani Karya Sari I maupun Mulya Karya, terkait teknis pengamatan dan teknis penerapan teknologi pengendalian hama terpadu. Pengendalian secara biologis/hayati yaitu dengan menggunakan musuh alami seperti Apanteles artonae biasanya sudah tersedia di alam. Sedangkan penggunaan agens pengendali hayati, jenis jamur yang digunakan adalah APH cair jenis Beauveria bassiana akan dilaksanakan dengan cara infus akar.

Hal-hal yang perlu ditindaklanjuti, antara lain, segera dilaksanakan kegiatan pengendalian secara menyeluruh, serta dibentuk petani pengamat dan regu proteksi tanaman, dll.

(Kodar solihat)

Sumber : Harian Umum Pikiran Rakyat edisi Jumat 29 September 2017 hal. 18

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id