BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

BALAI PERLINDUNGAN PERKEBUNAN KUNJUNGI LABORATORIUM PERLINDUNGAN TANAMAN PERKEBUNAN PROVINSI BALI

  Apr 03, 2018     Admin BPTP  

Selasa, 27 Maret 2018

Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Perlindungan Perkebunan (UPTD BPP) Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat telah banyak melakukan inovasi dalam pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) khususnya pada tanaman perkebunan. Inovasi yang telah dilaksanakan tersebut di antaranya Papatina atau Pengembangan Pestisida Nabati Tanaman Nimba dan Bang Ali atau Pengembangan Agens Pengendali Hayati (APH) pada Media Cair. Kedua inovasi tersebut telah diterapkan pada beberapa tanaman perkebunan seperti  tembakau, kopi, kelapa dengan hasil yang cukup baik terhadap penurunan intensitas serangan OPT. Namun UPTD BPP tidak cukup hanya mengandalkan satu jenis inovasi teknologi perlindungan tanaman perkebunan saja, unit pelaksana teknis ini juga mulai berencana menerapkan teknologi yang berbeda.

Pada tanggal 27 Maret 2018 hingga 30 Maret 2018, sebanyak delapan perwakilan karyawan BPP melaksanakan kunjungan ke Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali untuk menambah wawasan akan alih teknologi perlindungan tanaman perkebunan tersebut. Kegiatan diawali dengan sambutan dan pembukaan oleh Kepala Dinas yang diwakilkan oleh Ir. Komang Ardana, M.Si., sebagai Sekretaris Dinas dan Ir. Anang Priyono, M.Sc. sebagai kepala UPT Laboratorium Perlindungan Tanaman Perkebunan Provinsi Bali. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa teknologi perlindungan tanaman yang sudah diterapkan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali di antaranya adalah Pestisida Cair, Jamur APH media padat zeolit, dan Pupuk Organik Cair. Pengembangan ketiga jenis teknologi perlindungan tanaman tersebut sudah sampai ke tangan petani hampir di seluruh wilayah Provinsi Bali. Pada kunjungan kali ini, yang menjadi fokus pembahasan yaitu pada pengembangan jamur APH media zeolit dan pupuk organik yang bahan dasar formulasi APH.

Jamur yang dikembangkan di laboratorium tersebut di antaranya jamur Trichoderma spp. dan Beauveria bassiana. Khususnya pada jamur Trichoderma spp. sebagai jamur mikoparasit terhadap patogen jamur lainnya, mampu tumbuh dan berkembang pada media zeolit. Di mana media tersebut merupakan alternatif dari media padat lainnya seperti jagung. Kandungan nutrisi yang terkandung pada media zeolit tersebut dapat digunakan oleh Trichoderma spp. dalam pertumbuhannya, mengikat spora jamur APH, serta tidak menurunkan potensinya sebagai APH. Zeolit dikatakan mampu menjadi media alternatif dikarenakan ekonomis dari segi biaya, teksturnya yang dingin, mampu mengikat spora, dan kondisinya yang kering.

 Perbanyakan APH Trichoderma spp. media zeolit ini berbahan dasar isolat Trichoderma spp. kering dan tepung zeolit; serta diperlukan alat-alat seperti nampan, centong kayu, saringan, karung plastik, ember dan lainnya. Sebelum APH Trichoderma spp. ditumbuhkan pada media zeolit, dilakukan pemisakan spora jamur menggunakan saringan. Spora Trichoderma spp. yang dicampurkan ke dalam media zeolit diinkubasikan ke dalam plastik kemasan sebanyak 100-150 gram. Setelah jamur tumbuh dan berkembang pada media zeolit, starter APH Trichoderma spp. tersebut dapat langsung dicampurkan dengan pupuk organik. Jumlah kerapatan spora yang dibutuhkan sesuai standar adalah sebanyak 10-6, dengan perbandingan 1 kg starter Aph dan 100 kg pupuk. Semakin tinggi kerapatannya, maka semakin rendah jumlah starter APH yang digunakan. Maka dalam jangka waktu fermentasi selama 3 minggu jamur Trichoderma spp. akan berkembang pada pupuk dan siap diaplikasikan ke tanaman.

 

Penulis : Hilda Sandra Utami

Editor              : MS. Ansori

Dokumentasi   : Tim BPP Disbun Jabar

 

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id