BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Pemanfaatan Susu Segar Dalam Pencegahan Penyakit Mosaik Pada Tanaman Tembakau

  May 19, 2016     Admin BPTP  

Oleh Reza Dwi Nurdina, SP

   

   Tobacco Mosaic Virus (TMV) merupakan virus yang menyerang tanaman dan pertama kali ditemukan pada tanaman pada tahun 1880. TMV dapat menginfeksi lebih dari 350 spesies tanaman dan menyebabkan kerugian yang besar pada tembakau. TMV menjadi salah satu patogen yang sering menyerang tanaman tembakau. Serangan virus ini termasuk kedalam serangan virus eksplosif. Virus bersifat sangat stabil dan mudah ditularkan. Di lapangan virus dapat menular melalui alat pertanian dan secara mekanis melalui gesekan tanaman sakit dan tanaman sehat. Penularan juga dapat berasal dari benih ke pembibitan pada saat pengelolaan tanaman ataupun pada saat pemindahan bibit ke pertanaman. Adapun tanaman inang TMV diantaranya tomat, cabe, bayam, seledri, mentimun, melon dan lainnya. Daya tahan yang lama di luar inang menyebabkan TMV dapat bertahan lama pada fase dorman dalam tanah dan jaringan tanaman yang mati dan akan menginfeksi tanaman baru melalui luka mekanik.

   Virus dapat bertahan dan bersifat infektif selama beberapa tahun. Tanaman tembakau yang terserang TMV menunjukkan gejala, yaitu daun-daun muda berubah menjadi warna belang kuning hijau, keriting serta berkerut, tanaman kerdil, buah belang, berwarna kuning dan serangan berat menyebabkan tanaman kerdil. Serangan TMV yang berat dapat menurunkan produktifitas hingga 20% sampai 50% tergantung varietas.

   Salah satu teknik pengendalian yang dilakukan yaitu penyemprotan tanaman tembakau dengan susu segar 10 mL/200-250 mL air dua kali di fase pembibitan dan dua kali di pertanaman dapat pula menggunakan dosis 20 L susu atau 2,5 kg susu skim dalam 20 L air untuk aplikasi 100 m2. Formulasi susu skim yang digunakan mengandung protein kurang dari 3.5%. Susu segar efektif menonaktifkan virus pada pH 6,7.

   Pemanfaatan susu sebagai langkah pencegahan penyakit mosaik telah dimanfaatkan sejak tahun 1966. Tindakan ini dinilai dapat mencegah serangan TMV. Penggunaan susu dapat memberikan perlindungan dan pencegahan terhadap tanaman dari serangan TMV. Hal ini disebabkan susu bertindak sebagai agen antivirus. Susu segar mengandung enzim peroksidase yang mampu menghambat dan memblokir replikasi DNA virus. Pemberian perlakuan susu 24 jam sebelum tanam dapat mengontrol penyebaran TMV secara mekanik pada tanaman. Diketahui bahwa penyebaran TMV melalui mekanik, seperti sentuhan ataupun alat-alat pertanian yang digunakan.

 

Sumber

Bagley,C.A. 2001. Controlling Tobacco Mosaic Virus in Tobacco through Resistance. Thesis Crop and Soil Environmental Sciences. Available on https://theses.lib.vt.edu/theses/available (akses tanggal 19 Mei 2016).

Chase,A.R. 2014. The Truth About Milk And TMV. Available on http://www.gpnmag.com/article/truth-about-milk-and-tmv/ (akses tanggal 19 Mei 2016).

Ferguson,G. 2005. Milk As A Management Tool For Virus Diseases. Available on http://www.omafra.gov.on.ca (akses tanggal 19 Mei 2016).

Scholthof, K.B.G. 2004. Tobacco Mosaic Virus: A Model System For Plant Biology. Journal Phytopathogy. Vol 42:13–34. Available on http://www.csus.edu/indiv/m/millerw/Webpage/PlantPathTobacco.pdf (akses tanggal 19 Mei 2016).

 

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id