BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Pengendalian OPT Tembakau Dengan Menggunakan Pestisida Nabati Ekstrak Biji Nimba Di Kabupaten Bandung

  Jun 09, 2016     Admin BPTP  

Oleh : Yuda Muhammad Zaelani, SP.

Penggunaan pestisida kimia yang tidak rasional menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. Misalnya hama Helicoverpa armigera, Spodoptera litura, dan Myzus persicae telah kebal terhadap piretroid sintetis. Kondisi yang demikian mendorong petani untuk menggunakan dosis pestisida kimia yang lebih tinggi dan berulang-ulang. Biaya yang dikeluarkan untuk pengendalian hama menjadi lebih besar. Dampak negatif penggunaan pestisida kimia yang demikian telah mengakibatkan pencemaran lingkungan dan pemborosan.

Atas kondisi tersebut mendorong para peneliti untuk mencari pestisida alternatif yang relatif murah tetapi juga efektif dan aman. Beberapa jenis tanaman yang banyak diteliti yang paling efektif adalah biji mimba.

Pemanfaatan biji mimba sebagai pestisida nabati dapat dibuat dengan dua cara, yaitu serbuk dan ekstrak. Keefektifan pestisida nabati ekstrak biji nimba sebagai insektisida dapat mengganggu pertumbuhan larva hingga tidak berkembang sampai mati.

Mekanisme ekstrak biji nimba membunuh hama melalui beberapa cara, seperti :

  1. merusak perkembangan telur, larva, dan pupa;
  2. menghambat pergantian kulit;
  3. mengganggu komunikasi serangga;
  4. penolak makan;
  5. menghambat reproduksi serangga betina;
  6. mengurangi nafsu makan;
  7. memblokir kemampuan makan serangga; dan
  8. mengusir serangga

Cara kerja mimba sangat spesifik, yaitu mempengaruhi produksi, dan perilaku berupa penolak (repellent), penarik (attractant), anti makan (antifeedant) dan sebagainya. OPT yang menjadi sasaran dari mimba adalah jenis hama menggigit mengunyah dan hama menusuk menghisap, nematoda serta jamur.

BPTP Disbun melaksanakan kegiatan aplikasi pestisida nabati ektrak biji nimba. Lokasi kegiatan di Kelompok Tani Nyimas Doyong Sari Desa Citaman Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung.

Hal yang disampaikan kepada peserta kegiatan pada kegiatan pengendalian, adalah :

  1. Teknisi pengamatan pada tembakau
  2. Pengenalan teknis pencampuran pestisida nabati ekstrak biji nimba,
  3. Pengenalan teknis penyemprotan pestisida nabati ekstrak biji nimba pada tanaman tembakau.

Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan OPT paling dominan di lokasi kegiatan yaitu belalang, kutu daun, ulat, dan penyakit layu dan musuh alami paling dominan yaitu laba – laba.

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id