BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Pelaksanaan Pengendalian OPT Tembakau Menggunakan Pestisida Nabati Nimba di Kabupaten Garut

  Jun 09, 2016     Admin BPTP  

oleh Reza Dwi Nurdina, SP. 

Kadungora - Balai Proteksi Tanaman Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat telah melaksanakan pengendalian OPT tembakau menggunakan pestisida nabati. Kegiatan dilaksanakan di Desa Karang Tengah Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut dan diikuti oleh 25 petani yang berasal dari anggota kelompok tani Hegarmanah Desa Karang Tengah. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala UPTD Perkebunan Kecamatan Kadungora, kemudian dilanjutkan paparan singkat oleh Fungsional POPT Balai Proteksi Tanaman Perkebunan.

Kegiatan pertama yang dilakukan oleh petani adalah melakukan skoring tanaman sampel yang sebelumnya telah ditandai dengan menggunakan label. Kegiatan skoring dilakukan untuk mengetahui tingkat serangan hama dan penyakit tanaman tembakau. Pada saat pengamatan ditemukan beberapa Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) tembakau diantaranya hama Ulat grayak (Spodoptera litura), Ulat jengkal (Argyrogramma signata), Kutu daun (Myzus persicae), Belalang (Valanga nigricornis), sedangkan penyakit yang ditemukan diantaranya Patik (Cercospora nictianae) dan Layu bakteri (Ralstonia solanacearum).

Para petani telah diberikan arahan oleh fungsional POPT BPTP mengenai dosis pestisida nabati nimba. Ekstrak nimba yang digunakan sebelumnya telah dibuat di Laboratorium BPTP. Nimba merupakan salah satu tanaman yang dapat dijadikan pestisida nabati. Nimba mengandung senyawa Azadirakhtin, salanin, nimbin dan meliantrol. Keempat zat tersebut memiliki fungsi dan peranannya masing – masing. Azadirakhtin tidak langsung mematikan serangga, tetapi melalui mekanisme menolak makan, mengganggu pertumbuhan dan reproduksi serangga. Salanin bekerja sebagai penghambat makan serangga. Nimbin bekerja sebagai antivirus, sedangkan meliantrol sebagai penolak serangga. Apabila hama yang terpapar oleh pestisida nabati nimba, akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan reproduksi hama tersebut. Dalam pengendalian penyakit tanaman, nimba berperan dalam tindakan preventif (pencegahan) infeksi patogen tanaman.

Pada kegiatan pengendalian OPT tembakau menggunakan pestisida nabati, setiap petani diberikan kesempatan untuk melakukan penyemprotan pada lahan mereka masing - masing. Petani juga diberikan arahan mengenai cara penyemprotan pestisida nabati yang baik dan benar. Para petani terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Penggunaan pestisida nabati sebagai salah satu alternatif pengendalian yang ramah lingkungan, mengingat residu pestisida sintetik yang dapat mencemari lingkungan dan sulit terurai dalam tanah sehingga perlunya dilakukan tindakan pengendalian yang berprinsip pada Pengendalian Hama Terpadu (PHT).

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id