BPTP JAWA BARAT
BALAI PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Informasi / Berita/Artikel

Sosialisasi Pengendalian OPT Teh Di Kabupaten Cianjur

  Jun 17, 2016     Admin BPTP  

Tanaman teh merupakan komoditi unggulan di Jawa Barat. Berdasarkan Data Statistik Dinas Perkebunan Jawa Barat Tahun 2015 luas areal tanaman teh di Kabupaten Cianjur  seluas 22.935 ha. Luas yang di usahakan rakyat (petani) seluas 14.198 ha, Perkebunan Besar Swasta yang di usahakan seluas 6.685 ha, dan Perkebunan Besar Negara yang di usahakan seluas 2.052 ha. Hingga saat ini produksi dan produktivitas tanaman teh di Kabupaten Cianjur masih rendah Berdasarkan Data Statistik Dinas Perkebunan produksi tanaman teh yang di usahkan rakyat 1021 kg per ha sedangkan idealnya 1677 kg per ha. Faktor pembatas dalam budidaya tanaman teh disebabkan perubahan iklim yang ekstrim dan serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

Salah satu hambatan dalam rangka upaya meningkatkan produktivitas tembakau, adalah adanya gangguan Organisme Pengganggu Tumbuhan, diantaranya adanya serangan : Helopeltis sp., Empoasca sp., Ulat Jengkal, Penyakit cacar., dan penyakit akar. akibat serangan OPT diperkirakan terjadi kehilangan produksi berkisar antara 30% – 40%. Salah satu upaya yang perlu dilaksanakan untuk menghindari kerugian akibat serangan OPT, maka perlu adanya kegiatan perlindungan tanaman dalam rangka mencapai produktivitas tanaman tembakau yang optimal.

Perlindungan tanaman merupakan suatu kegiatan untuk melindungi tanaman dari serangan OPT, seperti adanya serangan hama dan penyakit yang dapat menimbulkan kerusakan dan kerugian baik secara kualitas maupun kuantitas serta dapat merugikan nilai ekonomis. Perlindungan tanaman memiliki ruang lingkup yang amat luas dan bersifat luwes. Pengertian perlindungan tanaman (perlintan), adalah usaha untuk melindungi tanaman dari serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan, sejak dilapangan sampai pasca panen. Tujuannya adalah untuk menekan populasi hama atau OPT lainnya sampai di bawah ambang ekonomi.

Balai Proteksi Tanaman Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat telah melaksanakan sosialisasi dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan pengendalian OPT pada tanaman teh. Lokasi kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Desa Sukarame Kecamatan Sukanagara Kabupaten Cianjur. Kegiatan dilaksanakan di Kelompok Tani Lestari.

Berikut adalah gambaran umum Kelompok Tani Lestari :

  1. Kelompok tani yang dikunjungi, adalah Kelompok tani : Lestari, Ketua kelompok : Dedi Sopandi
  2. Peserta yang diikutsertakan dalam kegiatan diikuti oleh 20 orang anggota Kelompok Tani Lestari
  3. Alamat Kelompok Tani : Desa Sukarame, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur
  4. Usahatani perkebunan yang dikelola oleh Kelompok Tani Lestari yaitu komoditi Teh.
  5. Varietas yang di tanam yaitu TRI 2025
  6. Luas areal yang di kelola : ± 20 Ha

Terkait dengan hal tersebut, sebelum pelaksanaan kegiatan pengendalian OPT Fungsional POPT memberikan arhan terkait prinsip PHT yaitu: Budidaya Tanaman Sehat; Pelestarian dan Pemanfaatan Musuh Alami; Pengamatan Rutin dan Petani menjadi Ahli PHT. Hal lain yang disampaikan kepada peserta kegiatan pada acara sosialisasi, adalah :

  1. Pengenalan OPT penting pada tanaman teh,
  2. Pengamatan OPT pada tanaman teh
  3. Teknis pengendalian OPT pada tanaman teh dengan menggunakan agens pengendali hayati
  4. Teknis pembuatan agens pengendali hayati sederhana tingkat petani.
  5. Penentuan pohon sampel yang akan di amati.

 

TENTANG KAMI

BPTP Pasirjati Bandung Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan PRIMA kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasional Perlindungan Tanaman Perkebunan

FOLLOW US
BRIGADE PROTEKSI TANAMAN PERKEBUNAN

Jalan Pasirjati Km 10 Ujungberung, Bandung, Jawa Barat

Telp / Fax 022-7804075
Email : bptp_disbun@yahoo.co.id