•    
  •    
  •    
  •    
26 Juli 2007 00:00:00 0

Sejak tahun 2002 Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat telah mengikuti Pertemuan Sinkronisasi dan Koordinasi Pendataan Statistik Perkebunan. Pada tahun ini tepatnya tanggal 22 sampai dengan 25 Juli 2007 telah dilaksanakan kegiatan rutin tersebut berlokasi di Provinsi Sumatera Utara (Medan) yang dihadiri oleh perwakilan dari unsur Direktur Statistik Pertanian, Badan Pusat Statistik (BPS), Pusat Data dan Informasi Departemen Pertanian, Sekretariat Direktorat Jenderal Perkebunan dan Perwakilan dari 15 SKPD (Wilayah Indonesia Bagian Barat) yang menangani Bidang Perkebunan. Tujuan dari pada Pertemuan Sinkronisasi dan Koordinasi Pendataan Statistik Perkebunan adalah melaksanakan Validasi data luas areal dan produksi komoditi perkebunan tahun 2006 serta Sinkronisasi angka luas areal dan produksi komoditi perkebunan yang akan dipublikasikan antara pusat dan daerah tahun 2006.

 

Setiap pelaksanaan kegiatan pada seluruh lembaga baik lembaga formal maupun non formal selalu diawali dari perencanaan yang tentunya perlu ditunjang dengan data/angka, sudah barang tentu untuk mencapai hasil kegiatan yang tepat sasaran diperlukan perencanaan yang tepat disertai data yang akurat dan terpercaya. Salah satu kegiatan untuk memperoleh data yang akurat dimaksud diantaranya melalui Pertemuan Sinkronisasi dan Koordinasi Pendataan Statistik Perkebunan.

 

Metoda validasi data yang digunakan adalah membandingkan angka secara seri minimal 2 (dua) tahun belakangdengan memperhitungkan kemampuan ekonomi, teknis dan perkembangan daerah yang bersangkutan. Disamping itu juga menggunakan acuan standard yang diterbitkan oleh Pusat/Balai Penelitian Perkebunan lingkup Direktorat Jenderal Perkebunan. Sumber data diperoleh dari tingkat Kecamatan, Kabupaten selanjutnya diolah dan dianalisa di tingkat Provinsi. Untuk memperoleh data lapangan yang akurat diperlukan pedoman yang sederhana dan mudah dipahami oleh petugas dilapangan/tingkat kecamatan, mudah diisi dan dimengerti oleh petugas, representatif dan tentunya sesuai dengan perkembangan kebijakan dan peraturan yang berlaku. Saat ini pedoman yang dipakai adalah Pembakuan Statistik Perkebunan 2006 (PSP 2006) yang telah ditetapkan.

 

Di era otonomi daerah ini bahwa upaya mewujudkan keterpaduan pembangunan statistik perkebunan antara pusat, provinsi dan kabupaten/kota perlu adanya sharing kewenangan dan tanggungjawab.



Sumber : Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat
File : SINKRONISASI DAN KOORDINASI PENDATAAN STATISTIK.doc | Dibaca : 19971 x

Komentar Berita

Agus Purnama @ 10 April 2014

kok beritanya sudah usang-usang semua, tahun 2006, 2007 apa tidak pernah diupdate webnya? padahal teknologi sudah semakin maju, bagaimana bisa maju perkebunan di jawa barat,beritanya saja tertinggal 7 tahun kebelakang....maaf ya



Jangan Tampilkan Email Saya

Index Berita