•    
  •    
  •    
  •    
09 Juni 2017 13:53:41 0
Pembinaan Teknis Penangkar Benih Tanaman Perkebunan Pada WKPP I, II, III, dan IV. Aula Balai Pengembangan Perbenihan Tanaman Perkebunan (BPBTP). 21- 24 Maret 2017.

Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan (BPBTP) Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat mengadakan  Kegiatan  ”Pembinaan Teknis Penangkar Benih Tanaman Perkebunan Pada WKPP I, II, III, dan IV” dilaksanakan dari Tanggal 21-24 Maret 2017 bertempat di Aula Balai Pengembangan Perbenihan Tanaman Perkebunan (BPBTP).

Adapun Peserta yang mengikuti Acara ini yaitu Petani/Penangkar benih tanaman perkebunan dari :

  • WKPP I (Kabupaten Bogor, Sukabumi dan Cianjur)
  • WKPP II (Kabupaten Subang, Purwakarta dan karawang)
  • WKPP III (Cirebon, Kuningan, Majalengka dan Indramyu)
  • WKPP IV (Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran).

Salah satu program unggulan Gubernur Jawa Barat 2008–2013 adalah mewujudkan Jawa Barat sebagai provinsi benih untuk menjadikan jabar pusat rujukan benih unggul bersertifikat.  Akan tetapi pada kenyataannya, ketersediaan benih unggul bersertifikat masih terbatas, seperti teh kopi karet kelapa dsb. Berbagai upaya telah dilakukan melalui kegiatan pada Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan yang mempunyai Tugas pokok dan fungsi diantaranya melakukan pembinaan penangkar benih, inventarisasi potensi plasma nutfah dan pelaksanaan peningkatan produktivitas benih unggul bermutu bersetifikat.

Dimulai dengan Sambutan Selamat Datang oleh Kepala Balai pengembangan Benih Tanaman Perkebunan (BPBTP) Bapak Dr. H. Dudung A. Suganda, M.Si. yang sekaligus mewakili Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat Bapak H. ARIEF SANTOSA, S.E., M.Sc. untuk memberi arahan dan membuka secara resmi acara “Pembinaan Teknis Penangkar Benih Tanaman Perkebunan “;

sambutan Beliau :

Dalam Permentan No. 50 tahun 2015 Penangkar benih berubah nama menjadi produsen benih tanaman, Tahun ini Jawa Barat kekurangan benih kelapa (Benih Bina), Di daerah Ciamis dan Pengandaran ada perluasan lahan kelapa seluas ±300 hektar. Benih kelapa nanti akan banyak yang mencari untuk dipasok tahun ini. Dan Tahun 2018 akan ada acara Gernas (Gerakan Nasional) Kelapa, ini akan menjadi ajang  dan kesempatan untuk Produsen Benih untuk menawarkan benihnya. Kondisi saat ini untuk daerah Provinsi Lampung yang termasuk salah satu sentra produksi buah kelapa dengan produksi cukup besar di Indonesia dengan luas areal perkebunan kelapa lebih dari 150.000 hektare masih kekurangan benih kelapa.Sambutan Bapak Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat :

  1. Program Pemerintah untuk mewujudkan “Jawa Barat Sebagai Provinsi Benih”;
  2. Tugas Pokok dan Fungsi Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan (BPBTP) adalah sebagai Produsen Benih, yang utama ada di Produsen Benih (Penangkar Benih).

Kenaikan permintaan komiditas khususnya kopi naik secara signifikan untuk memenuhi permintaan/pesanan pasar Lokal dan pasar Dunia.

Dan selanjutnya acara dipimpin oleh  Kepala Seksi Pengembangan Benih Ibu Ir. Taswianingsih, M.P. Sebagai Moderator pada penyampaian materi oleh Narasumber, adapun materi yang disampaikan sebagai berikut :

  1. Dr. Kartib Bayu, Ir., M.Si. (Sekolah Arsitektur Pengembangan Kebijakan (SAPPK – ITB)), -Staf Pengajar  ITB,  MM Unpad, Pascasarjana Unikom. dengan materi :

“Manajemen Usaha Pembenihan Tanaman Perkebunan”

  • Usaha Pembibitan dan Modal Usaha Pembibitan;
  • Sistem Usaha Pertanian;
  • Sistem Pembenihan nasional;
  • Sistem Produksi/Usaha;
  • Kegiatan Produks/Pengawasan.

 Dr. Ir. Dadang Sumardi. M.P. (Sekolah Ilmu Teknologi Hayati (SITH – ITB), Peneliti juga), dengan materi :

“Teknologi Pembenihan tanaman perkebunan”

  • Bagaimana menjadi Penangkar Benih;
  • Benih Tanaman;
  • Mutu Benih Terbaik;
  • Perangsang Pertumbuhan (Hormon Tumbuhan);
  • Zat Pengatur Tumbuh Dari Bahan Alam sekaligus dengan Praktek Pembuatan Perangsang Pertumbuhan.

Tujuan Pertemuan ini adalah untuk Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Petani/Penangkar benih dalam hal teknologi manajemen dan usaha pembenihan, diseminasi, terimplementasi teknologi pengelolaan tanaman perkebunan.

Acara kegiatan ini ditutup oleh Kepala Seksi Pengembangan Benih Ibu Ir. Taswianingsih, M.P.

Semoga dengan diadakannya Kegiatan Pembinaan Teknis Penangkar Benih ini dapat bermanfaat khususnya bagi Petani/Penangkar benih, sehingga kebutuhan benih unggul bersertifikat dapat terpenuhi serta dapat mendukung Program Pemerintah untuk mewujudkan “Jawa Barat Sebagai Provinsi Benih”.



Sumber : BPBTP
Dibaca : 338 x

Komentar Berita


Jangan Tampilkan Email Saya