•    
  •    
  •    
  •    
03 Oktober 2017 15:53:25 0

Bandung, 3 Oktober 2017. Bertempat di Royal Palm Ballroom Aston Hotel, Kota Bandung menjadi tuan rumah pada helaran tahunan 13th meeting ASEAN National Focal Point Working Group On Coffee dan 12th meeting ASEAN National Focal Point Working Group On Tea. Pertemuan yang dihadiri oleh delegasi dari berbagai Negara anggota ASEAN yang merupakan produsen kopi dan teh, peserta pertemuan mencapai 60 orang  yang merupakan delegasi dari Indonesia, Laos PDR, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat Bapak Arief Santosa secara resmi memberikan kata sambutan selamat datang kepada seluruh delegasi, disusul kemudian paparan tentang perkembangan komoditi teh yang secara bergantian dipaparkan oleh para narasumber dari Vietnam dan Indonesia. Pembukaan secara resmi oleh Direktur Pengolahan dan Pemasaran Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Bapak Ir. Dedi Junaedi, M.Sc.

Pada hari pertama, agenda pertemuan adalah pemilihan ketua dan wakil ketua forum ASEAN National Focal Point Working Group On Coffee, dilanjutkan dengan diskusi bisnis, kemudian pemaparan tentang perkembangan komoditi kopi di negara ASEAN yagn dipimpin oleh Vietnam, dilanjutkan dengan perkembangan kopi di negara-negara ASEAN penghasil kopi yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Bahasan selanjutnya adalah terkait Rencana Aksi Strategis pada komoditi kopi.

Pada pertemuan di hari kedua, direncanakan pemilihan ketua dan wakil ketua forum ASEAN National Focal Point Working Group On Tea. Pembahasan rencana aksi strategis komoditi teh, penyusunan rencana pertemuan selanjutnya pada tahun yang akan datang. Dan pada hari ketiga direncanakan ada kunjungan lapangan ke Pengolahan Kopi Luwak di Cikole Lembang serta ke Perkebunan Teh Ciater Subang.



Sumber : BPTP Disbun Jabar
Dibaca : 342 x

Komentar Berita


Jangan Tampilkan Email Saya