•    
  •    
  •    
  •    
05 November 2017 08:25:40 0

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Ahmad Heryawan) didampingi Ibu Netty Prasetiyani Heryawan mengunjungi West Java Coffee Festival (WJCF) 2017 di halaman Plaza Trans Studio Mall, Jalan Jenderal Gatot Subroto No. 289 Kota Bandung pada Sabtu (4/11/2017).
Gubernur yang akrab disapa “Aher” itu, memperlihatkan rasa simpati dan  apresiasi tinggi, terhadap setiap stand kopi yang dikunjunginya. Berbagai kata  pujian dan motivasi dilontarkan pada pelaku usaha tani untuk tetap  menggali dan mempertahankan keunggulan kopi Jawa Barat.  Hal senada diucapkan Aher pula untuk para pelaku industri kopi,  yaitu agar tetap berkarya, berkreasi dan bersinergi untuk menghadirkan ide ide cemerlang dalam mengenalkan kopi Jawa Barat pada dunia.
Saat berkunjung pada stand kopi Gunung Wayang dan mencicipi kopinya, pihaknya mengatakan bahwa kopi asal  hulu Sungai Citarum itu, mempunyai ciri khas unik.  Kopi yang di tanam pada ketinggian 1.600 Mdpl tersebut sangat kental dengan khas kopi Jawa Baratnya sehingga Aher mengatakan, “kopinya punya ciri khas kopi Jawa Barat sekali”.

Lain halnya ketika beliau berada di stand kopi Gunung Tilu, hanya tiga suku kata yang diucapkan “Gunung Tilu Mantap”.
Kunjungan Aher  pada stand kopi Kadatuan, memberi  warna berbeda  karena di sini beliau disuguhi kopi Kadatuan Sachet yang berisi kopi + gula aren.  Ketika menikmati produk kopi  inovasi Kadatuan tersebut pihaknya sangat senang sebab menemukan adanya inovasi produk dari kopi Jawa Barat.

Begitu pula pada saat berkunjung ke stand kopi lainnya, Aher selalu  memberi dorongan moril dan semangat pada semua pelaku usaha untuk terus berkarya dan terus mengkampanyekan kopi Jawa Barat yang sangat beragam dan bervariasi itu, baik ragam  aroma maupun variasi cita rasa uniknya.

Gubernur yang sangat konsen dengan kopi ini, mendorong di sisi hulu  melalui Dinas Perkebunan, memberikan bantuan  berupa bibit kopi kepada petani.  Hal ini telah dilakoninya sejak tahun 2014 dengan awal bantuan 1 juta pohon bibit kopi, lalu pada tahun 2015 bertambah menjadi 2 juta pohon, tahun 2016 sebanyak 2jt dan  tahun ini akan digratiskan pula sebanyak 5 juta pohon.  Sehingga jumlah bantuan bibit kopi hingga tahun 2017 akan menajdi 10jt pohon. Ini sebagai bentuk bantuan pada sektor hulu, kapan mereka akan mempunyai bibit unggul kalau tidak kita kasih.  Sebagai falisitator kitalah  menghadirkan bibit unggul  kepada petani, agar petani bisa untung, kata Aher.
Sedangkan di sisi hilir, pihaknya sangat memotivasi para anak muda untuk menggali kaunggulan dan keunikan cita rasa kopi Jawa Barat secara terus menerus dan mendorong agar berkreasi dalam membuat produk serta berinovasi untuk bersaing di pasar lokal dan kalau memungkinkan di pasar internasional.

Kemajuan kopi Jawa Barat sekarang ini tidak terlepas dari peran yg sangat besar Gubernur Ahmad Heryawan. Banyak kebijakan penting hulu-hilir yang telah dicetuskan beliau tentang perkopian jabar, sehingga dalam waktu singkat nama kopi jabar melesat dikenal di tingkat dunia. Terima kasih BAPAK KOPI JAWA BARAT.

 



Sumber : Disbun Jabar
Dibaca : 616 x

Komentar Berita


Jangan Tampilkan Email Saya