•    
  •    
  •    
  •    
06 November 2017 07:37:20 0
Kadisbun Jabar (Arief Santosa, SE., M.Sc.) mengunjungi para petani kopi Jabar di acara West Java Coffee Festival di Plaza Trans Studio Mall Jl. Gatot Subroto Bandung, Minggu 5 Nopember 2017

BANDUNG (Minggu, 5/11/2017) – Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat  (Arief Santosa) yang baru saja mendarat di Tanah Air setelah menjalankan tugas kunjungan promosi kopi Jawa Barat di negara Kazakhstan, langsung  mengunjungi West Java Coffee Festival (WJCF) 2017 di Plaza Trans Studio Mall, Jalan Jenderal Gatot Subroto No. 289 Kota Bandung, pada hari Minggu (5/11/2017).

Kecintaan dan kepedulian beliau terhadap dunia perkopian Jawa Barat seolah-olah telah mengalahkan kepenatannya dari perjalanan jauh yang sangat melelahkan, dan langsung larut dalam dialog dengan para petani kopi binaannya, dengan penuh canda tawa yang diselingi harumnya aroma kopi yang disajikan barista.

Kehadiran Kadisbun Jabar ini sepertinya sangat dinantikan oleh para petani kopi yang ikut serta dalam WJCF-2017 ini, dimana kehadiran beliau bukan saja sekedar menambah semangat bagi para petani kopi, tetapi juga selalu banyak informasi dan pengetahuan baru tentang perkopian yang bermanfaat bagi para petani. Sehingga wajar jika pada setiap kesempatan bertemu dengan Kadisbun Jabar para petani tersebut selalu antusias untuk berdialog dengan beliau, yang dikenal sangat memahami seluk-beluk proses pengolahan dan penyajian kopi yang baik dan enak.    

Kondisi serupa itu adalah sebagaimana pengakuan Deni Sopari (petani kopi Gunung Burangrang), dimana saat mendapatkan kesempatan berdialog dengan Kadisbun Jabar, pihaknya merasa sangat termotivasi atas segala dukungan dan perhatian dari beliau. Menurut Deni, Kadisbun Jabar memiliki pengetahuan yang cukup lengkap tentang dunia perkopian mulai dari hulu hingga hilir, sehingga pihaknya sebagai pemula dalam event seperti WJCF ini merasa mendapatkan ilmu pengetahuan baru yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas produk kopinya dimasa mendatang.

Hal senada, juga diakui oleh Asep Budi (petani kopi dari Gunung Wayang Kertasari Kabupaten Bandung), dimana Kadisbun Jabar sangat mendorong kelompok tani di sekitar Gunung Wayang untuk tetap berkarya mengembangkan produknya. Bahkan Kadisbun Jabar menilai bahwa kopi Gunung Wayang ini mempunyai ciri khas yang baik dan berkualitas, sehingga diharapkan agar kopi Gunung Wayang bisa menjadi salah satu produk yang terseleksi dan di display di Kantor Dinas Perkebunan Jawa Barat.

Kadisbun Jabar memang sangat paham dengan aroma dan citarasa kopi. Beliau bisa mengetahui daerah asal kopi dari aroma dan citarasanya. Selain itu beliau juga sangat paham membedakan citarasa kopi dari tingkat kematangannya saat  dipanen, serta saat menjalani proses pengolahan hingga tersaji dalam secangkir kopi.

“Kopi itu buah jujur,  cita rasanya akan sangat tergantung dari bagaimana buah kopi itu ditangani sejak tahap budidaya, panen dan pasca panennya. Jika tepat dalam proses produksi dan pengolahannya maka kopi itu akan nikmat rasanya, namun sebaliknya jika penanganannya asal-asalan, maka rasanyapun akan biasa biasa saja”. Begitu ungkapan nasehat yang sering disampaikan Kadisbun Jabar kepada para petani kopi binaannya. 

Dalam kesempatan lain beliau juga sering menasehati petani kopi agar selalu teliti dan tekun dalam melakukan sortasi dan grading biji kopi. Menurut beliau, jika terdapat satu biji kopi saja yang kedapatan cacat (defect), atau terkena hama pbko, maka selanjutnya akan merusak cita rasa kopinya, terlebih lagi untuk klas kopi specialty. Oleh karenanya menurut beliau “....Jangan takut rugi atau ‘nyaah’ jika volume produksinya berkurang akibat proses seleksi, percayalah biarpun volumenya menjadi berkurang, tetapi berkualitas, dan tentu saja hasilnya akan dihargai diatas rata-rata..”.

Kadisbun Jabar (Arief Santosa) juga dikenal sebagai pemburu kopi nikmat. Hampir semua cafe kopi ternama di kota Bandung pernah dijajal rasa kopinya. Tak heran kalau Beliau sangat dikenal dikalangan anak muda pemilik kafe. Dalam dialognya dengan para pemilik cafe kopi tersebut beliau senantiasa mempromosikan produk kopi Jawa Barat. Harapan beliau agar semua cafe kopi di Kota Bandung khususnya, dan di seluruh wilayah Jawa Barat pada umumnya, lebih memprioritaskan penggunaan produk kopi Jawa Barat yang sudah terbukti kualitasnya di tingkat dunia. “Kopi Jawa Barat harus menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri”

Dalam kesempatan kunjungannya di WJCF-2017 ini, Kadisbun Jabar tidak lupa untuk mengingatkan seluruh peserta yang hadir, agar pada tanggal 23 Desember 2017 nanti, bisa ikut berpartisifasi pada event ‘Bandung Lautan Kopi’ yang akan digelar oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate Bandung.



Sumber : Hasil Liputan
Dibaca : 579 x

Komentar Berita


Jangan Tampilkan Email Saya