•    
  •    
  •    
  •    
03 April 2018 09:31:19 0

Pabrik Pupuk Bokashi Kotaku merupakan salah satu perintis pupuk organik di wilayah Denpasar, Bali yang menggunakan konsep fermentasi dengan teknologi EM dari Jepang. Manfaat dari pupuk organik ini adalah bentuknya yang halus sehingga mudah diserap oleh akar tanaman, praktis dan aman bagi lingkungan, mampu meningkatkan kesuburan dan kegemburan tanah, meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk anorganik, menekan intensitas serangan patogen khususnya patogen tular tanah, dan meningkatkan produksi tanaman. Produk EM4 maupun produk turunannya diproduksi menggunakan teknologi inokulasi dan perbanyakan di bawah pengawasan dari EMRO (EM Research Organization), Jepang. Tingginya permintaan dan kebutuhan petani akan pupuk organik, mendorong perusahaan ini untuk terus memproduksi Bokashi dalam jumlah dan kualitas yang tinggi.

Kunjungan lainnya yaitu ke Kelompok Tani Kakao Simantri 487 yang berlokasi di Kabupaten Tabanan. Kebun kakao seluas 1,8 ha mampu menghasilkan rata-rata 3,5 ton biji kakao setiap kali panen. Dalam proses budidaya tanamannya, anggota kelompok tani melakukan perpaduan pemupukan, pemangkasan, dan pengendalian OPT kakao yang menunjang terhadap kualitas biji kakao. Selain itu untuk teknis pengendaliannya, anggota kelompok tani ini mengaplikasikan APH Trichoderma spp. di sekitar bawah tajuk tanaman, kemudian ditutupi oleh serasah daun. Upaya penurunan intensitas serangan patogen Phytopthora sp. yang menyebabkan penyakit busuk buah ini ternyata mampu menurunkan sebanyak 20% penurunan serangan. Para petani juga melakukan perlakuan pada buah kakao yang terserang, dengan cara mengumpulkan seluruh buah terserang, kulit buah kakao dipisahkan dari bijinya dan dicampurkan dengan pupuk kandang yang telah matang, kemudian ditutupi dengan plastik besar/terpal di dalam lubang tanah hingga terjadi proses fermentasi.

Kegiatan kunjungan kali ini diharapkan dapat diterapkan dan dikembangkan oleh UPTD BPP, sehingga dapat membantu para pelaku usaha perkebunan dalam mengendalikan OPT tanaman yang lebih efektif, efisien, dan ekonomis.

 

Editor              : MS. Ansori

Dokumentasi   : Tim BPP Disbun Jabar



Sumber : BPP Disbun Jabar
Dibaca : 129 x

Komentar Berita


Jangan Tampilkan Email Saya