•    
  •    
  •    
  •    
03 April 2018 09:57:09 0

Bandung – Rabu, 21 Maret 2018 Balai Perlindungan Perkebunan menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Teknis Bidang Perlindungan Tanaman Perkebunan Tahun 2018. Diawali dengan pemaparan ketua pelaksana Bapak M. Sopian Ansori tujua dilaksanakan pertemuan ini diselenggarakan untuk menjalin sinergitas dengan Kabupaten/Kota dalam rangka pemahaman koordinasi dan singkronisasi yang lebih baik di bidang perlindungan tanaman serta menyamakan persepsi pemikiran antara petugas pelaksana BPP di tingkat Provinsi dan petugas pelaksana teknis di tingkat Kabupaten/Kota mengenai kegiatan pembangunan perkebunan di Jawa Barat khususnya di bidang perlindungan tanaman perkebunan.

Pada acara tersebut juga dihadiri oleh  Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat Bapak Arief Santosa, SE., M.Sc, Direktur Perlindungan Tanaman Perkebunan Bapak Drs. Dedi Gunadi, B.sc., M.Si beserta jajarannya, Dinas Kabupaten/Kota se - Jawa Barat yang membidangi perlindungan tanaman dan petugas Sub Unit Perlindungan Tanaman.

Pertemuan teknis perlindungan tanaman dibuka oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat Bapak Arief Santosa, dalam arahannya beliau menyampaikan dalam rangka membangun perkebunan yang tangguh, maka dukungan dan pengawalan yang memadai terutama dalam penerapan aspek teknologi budidaya tanaman dan pasca panen secara yang baik dan benar, gangguan hama dan penyakit serta anomali iklim seperti kekeringan dan banjir memiliki pengaruh langsung terhadap produktivitas dan kualitas yang dihasilkan. Kehilangan hasil akibat serangan OPT di Jawa Barat sampai saat ini mencapai 35% . Oleh karena itu, diperlukan adanya perlindungan tanaman.

Kepala UPTD BPP Dede Wahyu, SP. MP. juga menyampaikan kata sambutan selamat datang kepada peserta kegiatan, bahwa dengan pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan kerjasama yang lebih baik di lapangan dalam rangka pelaksanaan kegiatan dibidang perlindungan tanaman perkebunan pada tahun 2018.

Pada kesempatan yang sama Direktur Perlindungan Tanaman Perkebunan Bapak Drs. Dudi Gunadi, B.sc, M.Sc beliau sangat mengapresiasi kegiatan pertemuan teknis ini dilaksanakan dengan menghadirkan Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi perlindungan tanaman perkebunan. Berdasarkan data Nasional sampai saat ini kehilangan hasil yang disebabkan serangan OPT dan iklim mencapai 35% dengan produktivitas di bawah 40% dari produksinya. Untuk meningkatkan produktivitas ke tingkat yang lebih optimal srategi yang harus di bangun yaitu wajib melaksanakan pengamatan/identifikasi serangan OPT secara berulang – ulang dan melaksanakan pengendalian OPT seluas – luasnya, sampai di bawah ambang toleransi. Dukungan perlindungan tanaman tahun 2018 yang akan dilaksanakan di Jawa Barat diantaranya penanganan OPT pada tanaman perkebunan, Penanganan Gangguan dan Konflik Usaha Perkebunan, Pengembangan Desa Pertanian Berbasis Komoditas Perkebunan.

 

Editor : M.S Ansori

Fotograper : Tim Dokumentasi BPP



Sumber : BPP Disbun Jabar
Dibaca : 353 x

Komentar Berita


Jangan Tampilkan Email Saya