•    
  •    
  •    
  •    
18 Oktober 2018 18:07:41 0

Subang - Dinas perkebunan Provinsi Jawa Barat melalui Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan mengadakan Pertemuan Validasi Data Statistik Perkebunan Jawa Barat Angka Sementara 2018 pada tangga 15 sampai dengan 17 Oktober 2018 bertempat di Ruang Dayang Sumber Hotel Sari Ater, Ciater - Subang. Acara tersebut diikuti oleh Para Petugas Pengumpul dan Pengolah Data Statistik dari 21 Dinas Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang mengurus sub sektor Perkebunan.

Pertemuan tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk memvalidasi Data Statistik Perkebunan yang telah dikumpulkan dan diolah oleh masing masing petugas kabupaten/kota, untuk kemudian ditetapkan menjadi Data statistik Perkebunan Jawa Barat Angka Sementara 2018. Sekretaris Dinas Perkebunan (Dr. Drs. Dedi Sutardi, M.Pd.) yang membuka acara tersebut menyampaikan arahan bahwa di era digital, pengelolaan data elektronik menjadi tren sekaligus fokus pengembangan pengelolaan dalam banyak institusi. Seiring dengan proses modernisasi, data elektronik dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan zaman yang menuntut kecepatan berbagi, kemudahan akses dan fleksibilitas dalam berjejaring. Oleh karenanya, kefasihan dalam beradaptasi untuk mengelola data elektronik menjadi penting untuk memenuhi kebutuhan informasi. Untuk itu beliau pun menghimbau agar pengelolaan data perkebunan bisa secara bertahap dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi, disamping dalam rangka modernisasi, juga diharapkan dapat menghasilkan data maupun informasi perkebunan yang lebih cepat, akurat dan update. 

Acara validasi ini diadakan selama 2 hari dan menghadirkan Narasumber dari Perum Perhutani dan Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat serta Bidang Lingkup Dinas Perkebunan Jawa Barat untuk melakukan sinergisme sistem pengelolaan data statistik perkebunan khusunya Perkebunan Besar dan data perkebunan di Kawasan Hutan. Dalam paparan BPS Jabar yang kali ini diberikan oleh Bapak Aryanto, Kepala Bidang Statistik Produksi menyebutkan bahwa BPS sedang mengkaji perubahan metode pengumpulan data dari Paper and Pencil Interviewing (PAPI) - pengumpulan data menggunakan kuisioner cetak ke Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI) dan melakukan wawancara dilakukan dengan bantuan tablet, serta menyampaikan strategi pengelolaan data dari perkebunan besar. Sedangkan Narasumber dari Perhutani menyampaikan kebijakan dan perkembangan pemanfaatan kawasan hutan oleh sektor lainnya, khusunya perkebunan.

Acara dilanjutkan dengan desk antara petugas pengumpul dan pengolah statistik dari Kabupaten/kota dengan para petugas statistik provinsi, dengan metode perbandingan data yang dilaporkan dengan data sebelumnya dan parameter yang dibakukan, juga menggali informasi penyebab terjadi perubahan data tersebut dengan menerapkan kerangka berpikir yang logis akan perubahan data tersebut. Pada akhir acara tersebut diperoleh rumusan hasil pertemuan dan data perkebunan hasil validasi, yang akan menjadi bahan sinkronisasi data perkebunan nasional.



Sumber : Subbag Renlap
Dibaca : 3242 x

Komentar Berita


Jangan Tampilkan Email Saya

Index Berita