•    
  •    
  •    
  •    

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
                     Sub Kelas: Rosidae
                         Ordo: Sapindales
                             Famili: Anacardiaceae
                                 Genus: Anacardium
                                     Spesies: Anacardium occidentale L.

Syarat Tumbuh

  • Jambu mete dapat tumbuh di ketinggian tempat 1-1.200 m dpl. Batas optimum ketinggian tempat sampai 700 m dpl, kecuali untuk tujuan rehabilitasi tanah kritis.
  • Suhu harian di sentra penghasil jambu mete minimum antara 15-25 derajat celcius dan maksimum antara 25-35 derajat celcius. Tanaman ini akan tumbuh baik dan produktif bila ditanam pada suhu harian rata-rata 27 derajat celcius.
  • Jambu mete paling cocok dibudidayakan di daerah-daerah dengan kelembapan nisbi antara 70-80%. Akan tetapi tanaman jambu mete masih dapat bertoleransi pada tingkat kelembapan 60-70%.
  • Daerah yang paling sesuai untuk budidaya jambu mete ialah di daerah yang mempunyai jumlah curah hujan antara 1.000-2.000 mm/tahun dengan 4-6 bulan kering (<60 mm).
  • Jenis tanah paling cocok untuk pertanaman jambu mete adalah tanah berpasir, tanah lempung berpasir dan tanah ringan berpasir dengan pH antara 6,3-7,3, tetapi masih sesuai pada pH antara 5,5-6,3.

Kriteria kesesuaian lahan untuk tanaman Jambu Mete dapat dilihat pada tabel berikut ini :

Manfaat
     
Tanaman jambu mete merupakan komoditi ekspor yang banyak manfaatnya, mulai dari akar, batang, daun, buah, dan bijinya antara lain :

  • Akar jambu mete berkhasiat sebagai pencuci perut. Kulit batang pohon jambu mete juga berkhasiat sebagai obat kumur atau obat sariawan. Batang pohon mete menghasilkan gum atau blendok untuk bahan perekat buku. Selain daya rekatnya baik, gum juga berfungsi sebagai anti ngengat yang sering menggerogoti buku.
  • Daun jambu mete yang masih muda dimanfaatkan sebagai lalap, dan daun yang tua dapat digunakan untuk obat luka bakar.
  • Kulit kayu jambu mete mengandung cairan berwarna coklat, apabila terkena udara, cairan tersebut berubah menjadi hitam. Cairan ini dapat digunakan untuk bahan tinta, bahan pencelup, atau bahan perwarna.
  • Biji mete (kacang mete) dapat digoreng untuk makanan bergizi tinggi.