•    
  •    
  •    
  •    

RENCANA STRATEGIS

DINAS PERKEBUNAN PROVINSI JAWA BARAT

 

Dalam rangka mengawal pelaksanaan  pembangunan perkebunan, maka telah dirumuskan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, berdasarkan periode perkembangannya, sebagai berikut:

PERIODE 2013-2018

Visi: Akselerator Terwujudnya Agribisnis Perkebunan Jawa Barat Yang Maju, Sejahtera dan Berdaya Saing”.

Misi:

  1. Meningkatkan Kapasitas Produksi dan Produktivitas Usaha Perkebunan;
  2. Meningkatkan Pemberdayaan Sumber Daya Perkebunan Secara Berkelanjutan;
  3. Meningkatkan Mutu Hasil dan Nilai Tambah Produk Usaha Perkebunan;

Tujuan:

  1. Meningkatkan Ketersediaan Produk Perkebunan secara Optimal dan Berkualitas;
  2. Meningkatkan Kinerja Sumber Daya Perkebunan secara berkelanjutan;
  3. Meningkatkan Daya Saing Produk Perkebunan;

Sasaran:

  1. Meningkatnya Produksi dan Produktivitas Komoditas Perkebunan;
  2. Meningkatnya Ketersediaan Benih Unggul Bersertifikat;
  3. Terjaganya Proporsi Luas Minimum Eksisting Lahan Perkebunan;
  4. Meningkatnya Kinerja Usaha Tani  Perkebunan;
  5. Menurunnya intensitas serangan OPT Perkebunan;
  6. Meningkatnya Penerapan Sistem Jaminan Mutu produk perkebunan sesuai SNI;
  7. Meningkatnya Volume Ekspor Produk Perkebunan;

Indikator Sasaran:

  1. Prosentase Peningkatan Produksi rata-rata komoditas strategis perkebunan (2,0% - 2,5% per tahun, dalam 5 tahun);
  2. Prosentase Peningkatan Produktivitas rata-rata komoditas strategis perkebunan (2,0% - 2,5% per tahun, dalam 5 tahun);
  3. Prosentase peningkatan jumlah ketersediaan benih unggul komoditas strategis (2,0% - 2,5% per tahun, dalam 5 tahun);
  4. Peningkatan Benih tanaman perkebunan yang Tersertifikasi (2,0% - 2,5% per tahun, dalam 5 tahun)
  5. Prosentase Luas minimum eksisting lahan perkebunan terhadap luas Jawa Barat (13% dari luas Jabar per tahun, dalam 5 tahun);
  6. Prosentasi Peningkatan Indeks Nilai Tukar Petani Perkebunan Rakyat (NTP-R)  (1% per tahun dalam 5 tahun);
  7. Prosentase Penurunan Intensitas Serangan OPT Perkebunan (1% per tahun, dalam 5 tahun);
  8. Prosentase Peningkatan jumlah penerapan sistem jaminan mutu sesuai SNI (2,0% - 2,5% per tahun, dalam 5 tahun);
  9. Prosentase Peningkatan Volume Ekspor Produk Perkebunan (2% - 2,5% per tahun, dalam 5 Tahun);

Strategi:

  1. Optimalisasi pemanfaatan faktor-faktor produksi dan fokus pengembangan komoditas perkebunan;
  2. Optimalisasi pemanfaatan teknologi budidaya adaptif yang ramah lingkungan;
  3. Optimalisasi pemanfaatan sumber daya dan kelembagaan perbenihan tanaman perkebunan;
  4. Optimalisasi pelayanan sertifikasi benih dan pengawasan peredaran benih tanaman perkebunan;
  5. Meningkatkan pengawasan alih fungsi lahan dan alih komoditas serta pengendalian degradasi sumber daya lahan perkebunan secara berkelanjutan;
  6. Meningkatkan indeks NTP Perkebunan sebagai refleksi dari peningkatan kinerja pelaku dan kelembagaan usaha perkebunan;
  7. Menurunkan luas wilayah perkebunan yang terindikasi serangan OPT;
  8. Meningkatkan jumlah pelaku penerapan sistem jaminan mutu produk perkebunan sesuai SNI;
  9. Meningkatkan penguasaaan pasar ekspor dan pembinaan kemitraan usaha perkebunan.

Kebijakan:

  1. Peningkatan pemanfaatan faktor-faktor produksi melalui intensifikasi rehabilitasi dan peremajaan komoditas strategis;
  2. Pengembangan Kaji terap teknologi budidaya dan peningkatan dukungan sarana produksi secara berkelanjutan;
  3. Peningkatan Produktivitas balai benih dan pemberdayaan penangkar benih tanaman perkebunan;
  4. Pengembangan sistem pelayanan sertifikasi yang efektif dan peningkatan pengawasan jaringan peredaran benih;
  5. Peningkatan koordinasi penanganan penyusutan lahan perkebunan dan pengembangan teknik konservasi sumber daya lahan serta penanganan gangguan usaha perkebunan secara berkelanjutan;
  6. Peningkatan kompetensi perkebunan, kelembagaan dan akses permodalan usaha perkebunan;
  7. Peningkatan teknologi dan sistem pengendalian hama terpadu yang efektif, efisien serta ramah lingkungan;
  8. Peningkatan kemampuan dalam penerapan sistem jaminan mutu produk perkebunan sesuai SNI;
  9. Peningkatan promosi dan pemasaran serta pembinaan kemitraan usaha perkebunan;

Program:

  1. Program Pokok(APBD):
    1. Program Peningkatan Produksi Pertanian;
    2. Program Pemberdayaan Sumber Daya Pertanian;
    3. Progam Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Tanaman, Ternak dan Ikan;
    4. Program Pemasaran dan Pengolahan Hasil Pertanian, Perkebunan, Peternakan , Perikanan dan Kehutanan;
  2. Program Pokok (APBN):
    1. Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Tanaman Perkebunan Berkelanjutan.
    2. Program Peningkatan Nilai Tambah, Daya Saing Industri Hilir, Pemasaran dan Ekspor Hasil Pertanian
    3. Program Penyediaan dan Pengembangan Prasarana dan Sarana Pertanian.
  3. Program Pendukung(APBD):
    1. Program Perencanaan, Pengendalian dan Pengawasan Pembangunan Daerah, 
    2. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Sumber Daya Aparatur, 
    3. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, 
    4. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur,  
    5. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan,  
    6. Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Aparatur, 
    7. Program Pengembangan Data / Informasi / Statistik Daerah,

 Kegiatan APBD

  1. Kegiatan Pengujian Teknologi Perbenihan Tanaman Perkebunan;
  2. Kegiatan Aplikasi Teknologi Perbenihan dan Pemasaran Benih Tanaman Perkebunan;
  3. Kegiatan Pengawasan Mutu dan Pengujian Peredaran Benih Tanaman Perkebunan;
  4. Kegiatan Sertifikasi Benih Tanaman Perkebunan;
  5. Kegiatan Pengembangan Produksi Tanaman Semusim (RAM-IP);
  6. Kegiatan Pengembangan Produksi Tanaman Tahunan;
  7. Kegiatan Pengujian dan Pengembangan Sarana Produksi Tanaman Perkebunan;
  8. Kegiatan Pengembangan Budidaya Tanaman Tembakau;
  9. Kegiatan Pembinaan Penagkar Benih Tanaman Tembakau
  10. Kegiatan Sertifikasi dan Pengawasan Peredaran Benih Tembakau;
  11. Kegiatan Pemberdayaan SDM Pelaku Usaha Perkebunan
  12. Kegitaan Penguatan Kelembagaan Pelaku Usaha Perkebunan;
  13. Kegiatan Pendukungan Permodalan Usaha Perkebunan;
  14. Kegiatan Penumbuhan Wirausaha Baru Bidang Perkebunan (RAM-IP)
  15. Kegiatan Penataan Lahan dan Pengembangan Kawasan Perkebunan;
  16. Kegiatan Pengembangan dan Pengelolaan Prasarana Perkebunan;
  17. Kegiatan Pengendalian Degradasi Sumber Daya Perkebunan dan Gangguan Usaha Perkebunan;
  18. Kegiatan Penguatan Kelembagaan Petani Tembakau;
  19. Kegiatan Pengendalian Sumber Daya Tanaman Tembakau.
  20. Kegiatan Pengujian dan Pengembangan Sarana Teknologi Pengendalian Hama Terpadu (PHT);
  21. Kegiatan Aplikasi Teknologi Pengendalian Hama Terpadu;
  22. Kegiatan Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Tembakau.
  23. Kegiatan Pengembangan Teknologi Pengolahan Hasil Tanaman Perkebunan;
  24. Kegiatan Pemasaran Hasil Perkebunan;
  25. Kegiatan Pembinaan Pengembangan Usaha Perkebunan;
  26. Kegiatan Pengembangan Mutu Hasil Tanaman Tembakau.
  27. Kegiatan Koordinasi Perencanaan di Dinas Perkebunan
  28. Kegiatan Peningkatan Kesejahteraan dan Kualitas Sumber Daya Aparatur
  29. Kegiatan Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran
  30. Kegiatan Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran UPTD Balai Proteksi Tanaman Perkebunan (BPTP)
  31. Kegiatan Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran UPTD Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan (BPBTP)
  32. Kegiatan Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran Balai Sertifikasi dan Pengawasan Mutu Benih Tanaman Perkebunan (BSPMB)
  33. Kegiatan Peningkatan Sarana dan Prasarana Kantor
  34. Kegiatan Revitalisasi Kantor UPTD Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan (BPBTP) (Rev-2)
  35. Kegiatan Revitalisasi Kantor UPTD Balai Proteksi Tanaman Perkebunan (BPTP) (Rev-2)
  36. Kegiatan Revitalisasi Kantor UPTD Balai Sertifikasi dan Pengawasan Mutu Benih Tanaman Perkebunan (BSPMB) (Rev-2)
  37. Kegiatan Peningkatan Sarana dan Prasarana Kantor UPTD Balai Proteksi Tanaman Perkebunan (BPTP) (DAK)
  38. Kegiatan Peningkatan Sarana dan Prasarana UPTD Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan (BPBTP) (DAK)
  39. Kegiatan Peningkatan Sarana dan Prasarana Kantor Balai Sertifikasi dan Pengawasan Mutu Benih Tanaman Perkebunan (BSPMB) (DAK)
  40. Kegiatan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kantor
  41. Kegiatan Pemeliharaan Sarana Kantor UPTD Balai Proteksi Tanaman Perkebunan (BPTP)
  42. Kegiatan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kantor UPTD Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan (BPBTP)
  43. Kegiatan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kantor Balai Sertifikasi dan Pengawasan Mutu Benih Tanaman Perkebunan (BSPMB)
  44. Kegiatan Evaluasi dan Pelaporan Internal Dinas Perkebunan
  45. Kegiatan Pengembangan Data dan Informasi Perkebunan

Kegiatan APBN

  1. Kegiatan Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Tanaman Rempah dan Penyegar (TP)
  2. Kegiatan Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Tanaman Semusim (TP)
  3. Kegiatan Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Tanaman Tahunan (TP)
  4. Kegiatan Pengembangan Penanganan Pascapanen Komoditas Perkebunan (TP)
  5. Kegiatan Dukungan Perlindungan Perkebunan (TP)
  6. Kegiatan Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen Perkebunan (TP)
  7. Kegiatan Pengembangan Pemasaran Internasional (TP)
  8. Kegiatan Pengembangan Pengolahan Hasil Pertanian (TP)
  9. Kegiatan Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen PPHP (TP)
  10. Kegiatan Dukungan Perlindungan Perkebunan (DK);
  11. Kegiatan Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen Perkebunan (DK).
  12. Kegiatan Pengembangan Pemasaran Domestik (DK);
  13. Kegiatan Pengembangan Pemasaran Internasional (DK);
  14. Kegiatan Pengembangan Usaha dan Investasi (DK);
  15. Kegiatan Pengembangan Pengolahan Hasil Pertanian (DK);
  16. Kegiatan Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen PPHP (DK).
  17. Kegiatan Pengeiolaan Air Irigasi untuk Pertanian (DK);
  18. Kegiatan Perluasan Areal dan Pengelolaan Lahan Pertanian (DK);
  19. Kegiatan Pengelolaan Sistem Penyediaan dan Pengawasan Alat Mesin Pertanian (DK);
  20. Kegiatan Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen PSP (DK);
  21. Kegiatan Fasilitas Pupuk dan Pestisida (DK);
  22. Kegiatan Pelayanan Pembiayaan Pertanian dan Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP).

 

DOWNLOAD FILE RENSTRA :

RENSTRA DISBUN JABAR