•    
  •    
  •    
  •    

BALAI PENGEMBANGAN BENIH TANAMAN PERKEBUNAN

 

ALAMAT KANTOR:

Telp/Fax. (022) 7831287

E-mail : balaibenih@gmail.com

Website : http://bpbtp.disbun.jabarprov.go.id/

 


 

 

VISI DAN MISI BALAI PENGEMBANGAN BENIH TANAMAN PERKEBUNAN (BPBTP)

V i s i

:

Menjadi Balai yang handal dalam Penerapan Teknologi dan Penggunaan Benih bermutu untuk meningkatkan Produktivitas dan Kualitas hasil Tanaman Perkebunan 

M i s i

:

Memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat dalam pengusahaan maupun penggunaan benih bermutu serta memanfaatkan informasi umpan balik sebagai penyempurnaan kinerja

 


 

TUGAS POKOK & FUNGSI:

Tugas Pokok:

Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan sebagian tugas teknis operasional/tugas penujang di bidang Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan, meliputi Pengembangan Teknologi Perbenihan tanaman perkebunan, Penerapan Teknologi Perbenihan, serta mengendalikan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan.

Fungsi:

  1. Penyelenggaraan penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan benih tanaman perkebunan;
  2. Penyelenggaraan pengembangan benih tanaman perkebunan meliputi pengembangan aspek teknologi perbenihan tanaman perkebunan dan penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  3. penyelenggaraan operasional administrasi balai, pengendalian, pemantauan, evaluasi dan pelaporan balai; dan
  4. Penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Rincian Tugas:

  1. menyelenggarakan penyusunan program kerja Balai;
  2. menyelenggarakan pengkajian bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi perbenihan tanaman perkebunan, penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan dan penyelenggaraan pengembangan dan penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  3. penyelenggaraan koordinasi, pembinaan, pengendalian dan memimpin pelaksanaan tugas pokok dan fungsi UPTD Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan meliputi Aspek pengembangan teknologi perbenihan tanaman perkebunan, penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  4. menyelenggarakan pengkajian bahan petunjuk teknis pengembangan dan penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  5. menyelenggarakan pengkajian bahan petunjuk teknis Operasional dan administrasi Balai;
  6. menyelenggarakan bimbingan dan fasilitasi di bidang pengembangan tekonologi perbenihan tanaman perkebunan dan penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan meliputi Aspek fasilitasi benih tanaman perkebunan, penerapan inovasi teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  7. menyelenggarakan pengembangan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  8. menyelenggarakan pengelolaan kebun;
  9. menyelenggarakan penilaian dan penetapan calon kebun benih sumber;
  10. menyelenggarakan pengawasan pelestarian plasma nutfah tanaman perkebunan;
  11. menyelenggarakan penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  12. menyelenggarakan kerjasama implementasi perbenihan dalam penerapan teknologi benih tanaman perkebunan;
  13. menyelenggarakan teknis perbenihan terapan di tingkat petani;
  14. menyelenggarakan monitoring dan evaluasi penerapan perbenihan;
  15. menyelenggarakan ketatausahaan balai;
  16. menyelenggarakan Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan lingkup UPTD;
  17. menyelenggarakan penyusunan bahan verifikasi, rekomendasi dan menyelenggarakan pemantauan terhadap permohonan dan realisasi bantuan keuangan dan hibah bantuan sosial di pengembangan benih tanaman perkebunan;
  18. menyelenggarakan penyampaian bahan saran pertimbangan mengenai pengembangan benih tanaman perkebunan sebagai bahan perumusan kebijakan Pemerintah Daerah;
  19. memimpin seluruh kegiatan Balai;
  20. menyelnggarakan evaluasi dan pelaporan Balai;
  21. menyelenggarakan telaahan staff sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  22. menyelenggarakan evaluasi dan pelaporan UPTD Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan; dan
  23. menyelenggarakan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
  24. menyelenggarakan peningkatan wawasan urusan pemerintah bidang pertanian sub urusan perkebunan sesuai dengan kewenangan provinsi;

 


 Susunan Organisasi:

  1. Kepala;
  2. Sub Bagian Tata Usaha;
  3. Seksi Pengembangan Teknologi Perbenihan;
  4. Seksi Penerapan Teknologi Perbenihan;
  5. Sub Unit Pelayanan

Rincian Tugas:

  1.  Kepala Balai

Kepala Balai mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan, membina dna mengendalikan, memimpin penyelenggaraan pengembangan benih tanaman perkebunan, meliputi pengkajian kebijakan teknis di bidang pengembangan dan penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan, fasilitasi benih tanaman perkebunan, penerapan inovasi teknologi perbenihan tanaman perkebunan, serta membina dan mengendalikan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan.

Kepala Balai mempunyai fungsi :

  1. penyelenggaraan pengkajian dan perumusan bahan kebijakan tenis pengembangan benih tanaman perkebunan
  2. penyelenggaraan koordinasi, pembinaan, pengendalian memimpin pelaksanaan tugas dan fungsi pengembangan benih tanaman perkebuna meliputi pengembangan teknologi perbenihan tanaman perkebunan dan penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan.
  3. Penyelenggaraan pengendalian, pemantauan, evaluasi dan pelaporan Balai; dan
  4. Penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Rincian tugas Kepala Balai yaitu :

  1. Menyelenggarakan penyusunan program kerja balai;
  2. Menyelenggarakan pengkajian dan perumusan bahan kebijakan teknis di bidang  Pengembangnan Benih Tanaman Perkebunan;
  3. Menyelenggarakan pengkajian bahan petunjuk teknis pengemabangan dan penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  4. Menyelenggarakan koordinasi, memimpin, membina, mengendalikan dan memimpin pelaksanaan tugas poko dan fungsi balai;
  5. Menyelenggarakan sebagian tugas teknis sesuai dengan urusan pemerintahan Daerah Provinsi operasional dan/atau kegiaan teknis penunjang urusan pemerintahan, di bidang Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan, meliputi pengembangan teknologi perbenihan tanaman perkebunan dan penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  6. Menyelenggarakan peningkatan wawasan urusan pemerintahan bidang pertanian sub urusan perkebunan sesuai dengan wewenang provinsi;
  7. Menyelenggarakan koordinasi, pembinaan dan pengendalian pelaksanaan tugas poko dan fungsi Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan;
  8. Menyelenggarakan penyampaian bahan saran pertimbangan mengenai bidang pengembangan benih tanaman perkebunan sebahgai bahan perumusan kebijakan pemerintah Daerah;
  9. Menyelenggarakan pengelolaan kebun;
  10. Menyelenggarakan uji coba Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan
  11. Menyelenggarakan pengawasan pelestarian plasma nutfah tanaman perkebunan;
  12. Menyelenggarakan system manajemen penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  13. Menyelenggarakan pelayanan fasilitasi informasi penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  14. Memimpin seluruh kegiatan balai;
  15. Menyelenggarakan pengendalian, pemantauan ketatausahaan Balai;
  16. Menyelenggarakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  17. Menyelenggarakan evaluasi dan pelaporan Balai Pengembangnan Benih Tanaman Perkebunan ; dan
  18. Menyelenggarakan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

 

  1.  Subbagian Tata Usaha

Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas pokok melaksanakan kegiatan ketatausahaan, meliputi penyusunan bahan kegiatan teknis, bahan koordinasi, pembinaan, melaksanakan pengelolaan dan pengendalian aspek kepegawaian, keuangan, perlengkapan, umum dan kehumasan serta penyusunan rencana program.

Subbagian Tata Usaha mempunyai fungsi :

  1. Pelaksanaan koordinasi, penyusunan dan menghimpun bahan kebijakan teknis ketatausahaan;
  2. Pelaksanaan ketatausahaan;
  3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan tata usaha; dan
  4. Pelaksanaan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Rincian tugas Subbagian Tata Usaha yaitu :

  1. Melaksanakan penyusunan program kerja balai dan Subbagian Tata Usaha;
  2. Melaksanakan pengendalian pelaksanaan kegiatan Subbagian Tata Usaha;
  3. Melaksanakan pengelolaan kehumasan;
  4. Melaksanakan pengelolaan adminsitrasi kepegawaian;
  5. Melaksanakan penatausahaan keuangan;
  6. Melaksanakan pengelolaan umum dan perlengkapan;
  7. Melaksanakan pengelolaan tata naskah dinas dan kearsipan;
  8. Melaksanakan fasilitasi kelembagaan dan ketatalaksanaan Balai;
  9. Melaksanakan penyusunan bahan Tindak anjut Laporan Hasil Pemeriksaan lingkup tata usaha;
  10. Melaksanakan penyampaian bahan saran pertimbangan mengenai ketatausahaan Balai sebagai bahan perumusan kebijakan Pemerintah Daerah;
  11. Melaksanakan pengendalian kegiatan Subbagian Tata Usaha;
  12. Melaksanakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  13. Melaksanakan peningkatan wawasan urusan pemerintahan bidang pertanian sub urusan perkebunan sesuai dengan kewenangan provinsi;
  14. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan Subbagian Tata Usaha; dan
  15. Melaksanakan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

 

  1. Seksi Pengembangan Teknologi Perbenihan

Seksi Pengembangan Teknologi Perbenihan mempunyai tugas pokok melaksanakan kegiatan pengembangan teknologi pembenihan, meliputi penyusunan bahan petunjuk teknis, pengenmbangan teknologi perbenihan, pengelolaan kebun, analisis data, pembinaan pengembangan teknologi perbenihan tanaman perkebunan kepada penangkar dan petani perkebunan serta penyusunan rencana program.

Seksi Pengembangan Teknologi Perbenihan mempunyai fungsi :

  1. Pelaksanaan program kerja Seksi Pengembangan Teknologi Perbenihan Tanaman Perkebunan;
  2. Pelaksanaan pengembangan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan pengembangan teknologi perbenihan tanaman perkebunan; dan
  4. Pelaksanaan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Rincian tugas Seksi Pengembangan Teknologi Perbenihan yaitu :

  1. Melaksanakan penyusunan program kerja Seksi Pengembangan Teknologi Perbenihan;
  2. Melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis Pengembangan Teknologi Perbenihan;
  3. Melaksanakan penyusunan bahan petunjuk teknis Pengembangan Teknologi Perbenihan;
  4. Melaksanakan pengembangan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  5. Melaksanakan pengelolaan kebun;
  6. Melaksanakan identifikasi, inventarisasi calon penilaian dan penetapan calon kebun benih sumber;
  7. Melaksanakan pengawasan pelestarian plasma nutfah tanaman perkebunan;
  8. Melaksanakan pengelolaan dan analisis data pengembangan benih tanaman perkebunan;
  9. Melaksanakan pembinaan pengembangan teknologi perbenihan tanaman perkebunan kepada penangkar dan petani perkebunan;
  10. Melaksanakan uji coba pengembangan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  11. Melaksanakan penyusunan bahan tindak lanjut laporan hasi pemeriksaan lingkup seksi;
  12. Melaksanakan penyampaian bahan saran pertimbangan mengenai pengembangan teknologi perbenihan tanaman perkebunan sebagai bahan perumusan kebijakan pemerintah daerah;
  13. Melaksanakan pengendalian kegiatan Seksi Pengembangan Teknologi Perbenihan;
  14. Melaksanakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  15. Melaksanakan peningkatan wawasan urusan pemerintahan bidang pertanian sub urusan perkebunan sesuai dengan kewenangan propinsi;
  16. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan Seksi Pengembangan Teknologi Perbenihan; dan
  17. Melaksanakan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

 

  1. Seksi Penerapan Teknologi Perbenihan

Seksi Penerapan Teknologi Perbenihan mempunyai tugas pokok melaksanakan kegiatan Penerapan Teknologi Perbenihan, meliputi kerjasama implementasi, pengelolaan, pengendalian, analisa system, fasilitasi, monitoring dan evaluasi penerapan teknologi teknis perbenihan terapan ditingkat petani serta penyusunan rencana program.

Seksi Penerapan Teknologi Perbenihan mempunyai fungsi :

  1. Pelaksanaan program kerja Seksi Penerapan Teknologi Perbenihan;
  2. Pelaksanaan penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan penerapan teknologi perbenihan tanamna perkebunan; dan
  4. Pelaksanaan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Rincian tugas Seksi Penerapan Teknologi Perbenihan Tanaman yaitu :

  1. Melaksanakan penyusunan program kerja Seksi Penerapan Teknologi Perbenihan;
  2. Melaksanakan penyusunan bahan petunjuk teknis Penerapan Teknologi Perbenihan;
  3. Melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis Penerapan Teknologi Perbenihan;
  4. Menyelenggarakan penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  5. Menyelenggarakan kerjasama implementasi perbenihan dalam penerapan teknologi benih tanaman perkebunan;
  6. Menyelenggarakan teknis perbenihan terapan ditingkat petani;
  7. Menyelenggarakan monitoring dan evaluasi penerapan perbenihan;
  8. Melaksanakan pengelolaan dan analisa system penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  9. Melaksanakan pelayanan informasi penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan;
  10. Melaksanakan fasilitisai penerapan teknologi perbenihan tanaman perkebunan kepada penangkar dan petani;
  11. Melaksanakan penyusunan bahan tindak lanjut laporan hasi pemeriksaan lingkup seksi;
  12. Melaksanakan penyampaian bahan saran pertimbangan mengenai pengembangan teknologi perbenihan tanaman perkebunan sebagai bahan perumusan kebijakan pemerintah daerah;
  13. Melaksanakan pengendalian kegiatan Seksi Penerapan Teknologi Perbenihan;
  14. Melaksanakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  15. Melaksanakan peningkatan wawasan urusan pemerintahan bidang pertanian sub urusan perkebunan sesuai dengan kewenangan propinsi;
  16. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan Seksi Penerapan Teknologi Perbenihan; dan
  17. Melaksanakan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

 

5.  Kelompok Jabatan Fungsional

  1. Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Pemerintah Daerah sesuai dengan keahlian dan kebutuhan.
  2. Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang diatur dan ditetapkan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  3. Kelompok Jabatan Fungsional dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk.
  4. Jenis dan jenjang Jabatan Fungsional diatur berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  5. Jumlah Tenaga Jabatan Fungsional ditentukan berdasarkan beban kerja.
  6. Rincian tugas Kelompok Jabatan Fungsional ditetapkan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

6.  Sub Unit Pelayanan

Berdasarkan kepada Keputusan Gubernur Jawa Barat No. 25 Tahun 2003 tentang Pembentukan Sub Unit Pelayanan UPTD maka Sub Unit Pelayanan BPBTP Jawa Barat memiliki 6 Sub Unit Pelayanan yang  wilayah kerja membagi habis wilayah kerja BPBTP Jawa Barat.

Lokasi Sub Unit Pelayanan BPBTP tersebar berada di 6 Kabupaten yaitu Kabupaten Cianjur, Garut, Ciamis, Sumedang, Subang dan Cirebon.

Rincian lokasi Sub Unit Pelayanan dan wilayah kerjanya adalah sebagai berikut:

No.

Nama Sub Unit Pelayanan

Lokasi

Wilayah Kerja

1.

 Gekbrong

 Cianjur

 Cianjur, Sukabumi, Bogor

2.

 Cisarungga

 Garut

 Garut, Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya

3.

 Sukahurip

 Ciamis

 Ciamis dan Kota Banjar

4.

 Majalengka

 Majalengka

 Sumedang dan Majalengka

5.

 Cipeo

 Subang

 Subang, Purwakarta, Karawang dan Bekasi

6.

 Sindanglaut

 Cirebon

 Cirebon, Kuningan dan Indramayu

 

Selain itu dilengkapi dengan aset berupa 13 kebun Dinas yang tersebar di 10 Kabupaten yang berfungsi sebagai Kebun Sumber Benih, Kebun Percobaan, Kebun Produksi dan Kebun Koleksi yaitu :

 No.

Nama Kebun

Lokasi

Luas (Ha)

Komoditas

1.

 Lengkong

Sukabumi

33,705

 Teh, Kelapa, karet dan  Cengkeh

2.

 Gekbrong

Cianjur

7,006

 Teh

3.

 C i t i i s

Cianjur

15,647

 Teh, Kopi dan Kina

4.

 Cisarungga

G a r u t

6,00

 Teh dan Kopi

5.

 Ciheulang

G a r u t

17,54

 Kelapa dan Karet

6.

 Sukahurip

C i a m i s

7,418

 Kelapa, Cengkeh dan  kakao

7.

 Sukajadi

Sumedang

8,53

 Teh dan Kopi

8.

 Cimungkal

Sumedang

7,80

 Teh dan  Kopi

9.

 C i p e o

S u b a n g

11,75

 Tebu dan Kopi

10.

 Tegalharendong

Purwakarta

8,198

 Kemiri sunan

11.

 Pangkalan

Karawang

100,793

 Kelapa dan Kemiri sunan

12.

 Sadeng

Bogor

6,03

 Kemiri sunan

13.

 Sindanglaya

Bandung

1,840

 Cengkeh, Kopi dan Kakao