•    
  •    
  •    
  •    

BALAI PENGEMBANGAN BENIH TANAMAN PERKEBUNAN

 

ALAMAT KANTOR:

Jl. Arcamanik No. 106 Sindanglaya Bandung

Telp/Fax. (022) 7831287

e-mail : balaibenih@gmail.com

 

VISI, DAN MISI BALAI PENGEMBANGAN BENIH TANAMAN PERKEBUNAN (BPBTP)

V i s i

:

Menjadi Balai yang handal dalam penerapan teknologi dan  penggunaan benih bermutu untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tanaman perkebunan 

M i s i

:

Memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat dalam pengusahaan maupun penggunaan benih bermutu serta memanfaatkan informasi umpan balik sebagai penyempurnaan kinerja

 

TUGAS POKOK & FUNGSI:

(Berdasarkan: Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Tugas Pokok, Fungsi, Rincian Tugas Unit Dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Di Lingkungan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat)

 

Tugas Pokok:

Melaksanakan sebagian fungsi Dinas di bidang pengembangan benih tanaman perkebunan.

Fungsi:

  1. penyelenggaraan pengkajian bahan petunjuk teknis pengembangan benih tanaman perkebunan; dan
  2. penyelenggaraan pengembangan benih tanaman perkebunan.

Rincian Tugas:

  1. menyelenggarakan penyusunan program kerja Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan;
  2. menyelenggarakan pengkajian bahan petunjuk teknis pengembangan benih tanaman perkebunan;
  3. menyelenggarakan pengembangan benih tanaman perkebunan;
  4. menyelenggarakan penerapan sistem manajemen pemasaran benih perkebunan;
  5. menyelenggarakan pengelolaan kebun Dinas;
  6. menyelenggarakan pelayanan fasilitasi informasi dan pemasaran benih tanaman perkebunan;
  7. menyelenggarakan pengawasan pelestarian plasma nutfah tanaman perkebunan;
  8. menyelenggarakan ketatausahaan Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan;
  9. menyelenggarakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  10. menyelenggarakan koordinasi dengan instansi terkait;
  11. menyelenggarakan evaluasi dan pelaporan; dan
  12. menyelenggarakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

 

Susunan Organisasi:

  1. Kepala;
  2. Subbagian Tata Usaha;
  3. Seksi Pengembangan Benih;
  4. Seksi Pemasaran Benih;
  5. Kelompok Jabatan Fungsional; dan
  6. Sub Unit Pelayanan.

 

Rincian Tugas:

Kepala Balai mempunyai tugas pokok memimpin, mengkoordinasikan, membina dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan tugas pokok Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan.

Kepala Balai mempunyai fungsi :

  1. penyelenggaraan pengkajian bahan petunjuk teknis pengembangan benih tanaman perkebunan; dan
  2. penyelenggaraan pengembangan dan pemasaran benih tanaman perkebunan.

Rincian tugas Kepala Balai yaitu :

  1. menyelenggarakan perumusan program kerja Balai Pengembangnan Benih Tanaman Perkebunan;
  2. menyelenggarakan koordinasi, pembinaan dan pengendalian pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan;
  3. menyelenggarakan pengkajian bahan petunjuk teknis pengembangan benih tanaman perkebunan;
  4. menyelenggarakan pengembangan benih tanaman perkebunan;
  5. menyelenggarakan pemasaran benih tanaman perkebunan;
  6. menyelenggarakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  7. menyelenggarakan koordinasi dengan instansi terkait;
  8. menyelenggarakan evaluasi dan pelaporan; dan
  9. menyelenggarakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

 

Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas pokok melaksanakan pengelolaan data dan informasi, penyusunan rencana, program, pengelolaan administrasi keuangan, kepegawaian dan umum.

Subbagian Tata Usaha mempunyai fungsi :

  1. pelaksanaan koordinasi dan penyusunan rencana program, pengendalian dan pelaporan;
  2. pelaksanaan pengelolaan data dan informasi, kepegawaian dan umum; dan
  3. pelaksanaan pengelolaan urusan keuangan

Rincian tugas Subbagian Tata Usaha yaitu :

  1. melaksanakan penyusunan program kerja Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan dan Subbagian Tata Usaha;
  2. melaksanakan pengelolaan data dan informasi;
  3. melaksanakan pengelolaan administrasi kepegawaian;
  4. melaksanakan pengelolaan administrasi keuangan;
  5. melaksanakan pengelolaan tata usaha, meliputi naskah dinas dan kearsipan, urusan rumah tangga serta perlengkapan;
  6. melaksanakan penyusunan bahan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  7. melaksanaakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
  8. melaksanakan evaluasi dan pelaporan program kerja Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan dan kegiatan Subbagian Tata Usaha;
  9. melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

 

Seksi Pengembangan Benih mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan bahan dan kegiatan pengembangan benih perkebunan.

Seksi Pengembangan Benih mempunyai fungsi :

  1. penyusunan bahan petunjuk teknis pengembangan benih tanaman perkebunan; dan
  2. pelaksanaan dan penyuluhan pengembangan benih tanaman perkebunan

Rincian tugas Seksi Pengembangan Benih yaitu :

  1. melaksanakan penyusunan program kerja Seksi Pengembangan Benih;
  2. melaksanakan penyusunan bahan petunjuk teknis pengembangan benih tanaman perkebunan;
  3. melaksanakan pengelolaan dan analisis data pengembangan benih tanaman perkebunan;
  4. melaksanakan penyuluhan pengembangan benih tanaman perkebunan kepada penangkar dan petani perkebunan
  5. melaksanakan pengelolaan kebun Dinas;
  6. melaksanakan bantuan pengawasan pelestarian plasma nutfah;
  7. melaksanakan penyusunan bahan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  8. melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
  9. melaksanakan evaluasi dan pelaporan; dan
  10. melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

 

Seksi Pemasaran Benih mempunyai tugas pokok melaksanakan pemasaran benih tanaman perkebunan.

Seksi Pemasaran Benih mempunyai fungsi :

  1. penyusunan bahan petunjuk teknis pemasaran benih tanaman perkebunan; dan
  2. pelaksanaan dan penyuluhan pemasaran benih tanaman perkebunan.

Rincian tugas Seksi Pemasaran Benih yaitu :

  1. melaksanakan penyusunan program kerja Seksi Pemasaran Benih;
  2. melaksanakan penyusunan bahan petunjuk teknis pemasaran benih tanaman perkebunan;
  3. melaksanakan pengelolaan dan analisa sistem pemasaran benih tanaman perkebunan;
  4. melaksanakan pelayanan informasi dan promosi pemasaran benih tanaman perkebunan;
  5. melaksanakan penyuluhan pemasaran benih tanaman perkebunan kepada penangkar dan petani perkebunan;
  6. melaksanakan identifikasi penangkar dan benih tanaman perkebunan;
  7. melaksanakan penyusunan bahan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  8. melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
  9. melaksanakan evaluasi dan pelaporan; dan
  10. melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

 

Kelompok Jabatan Fungsional

  1. Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Pemerintah Daerah sesuai dengan keahlian dan kebutuhan.
  2. Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang diatur dan ditetapkan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  3. Kelompok Jabatan Fungsional dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk.
  4. Jenis dan jenjang Jabatan Fungsional diatur berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  5. Jumlah Tenaga Jabatan Fungsional ditentukan berdasarkan beban kerja.
  6. Rincian tugas Kelompok Jabatan Fungsional ditetapkan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Berdasarkan kepada Keputusan Gubernur Jawa Barat No. 25 Tahun 2003 tentang Pembentukan Sub Unit Pelayanan UPTD maka Sub Unit Pelayanan BPBTP Jawa Barat memiliki 6 Sub Unit Pelayanan yang  wilayah kerja membagi habis wilayah kerja BPBTP Jawa Barat.

Lokasi Sub Unit Pelayanan BPBTP tersebar berada di 6 Kabupaten yaitu Kabupaten Cianjur, Garut, Ciamis, Sumedang, Subang dan Cirebon.

Rincian lokasi Sub Unit Pelayanan dan wilayah kerjanya adalah sebagai berikut:

No

Nama Sub Unit Pelayanan

Lokasi

Wilayah Kerja

1

Gekbrong

Cianjur

Cianjur, Sukabumi, Bogor

2

Cisarungga

Garut

Garut, Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya

3

Sukahurip

Ciamis

Ciamis dan Kota Banjar

4

Majalengka

Majalengka

Sumedang dan Majalengka

5

Cipeo

Subang

Subang, Purwakarta, Karawang dan Bekasi

6

Sindanglaut

Cirebon

Cirebon, Kuningan dan Indramayu

 

Selain itu dilengkapi dengan asset berupa 13 kebun dinas yang tersebar di 10 Kabupaten yang berfungsi sebagai kebun sumber benih, kebun  percobaan, kebun produksi dan kebun koleksi yaitu :

 No

Nama Kebun

Lokasi

Luas (Ha)

Komoditas

1

Lengkong

Sukabumi

33,705

Teh, Kelapa, karet dan Cengkeh

2

Gekbrong

Cianjur

7,006

Teh

3

C i t i i s

Cianjur

15,647

Teh, Kopi dan Kina

4

Cisarungga

G a r u t

6,00

Teh dan Kopi

5

Ciheulang

G a r u t

17,54

Kelapa dan Karet

6

Sukahurip

C i a m i s

7,418

Kelapa, Cengkeh dan kakao

7

Sukajadi

Sumedang

8,53

Teh dan Kopi

8

Cimungkal

Sumedang

7,80

Teh dan  Kopi

9

C i p e o

S u b a n g

11,75

Tebu dan Kopi

10

Tegalharendong

Purwakarta

8,198

Kemiri sunan

11

Pangkalan

Karawang

100,793

Kelapa dan Kemiri sunan

12

Sadeng

Bogor

6,03

Kemiri sunan

13

Sindanglaya

Bandung

1,840

Cengkeh, Kopi dan Kakao