•    
  •    
  •    
  •    

Kebun Induk Kopi Arabika Di Jawa Barat Mendukung Penyediaan Benih Kopi Nasional

02 Juli 2013 14:16:01 Dibaca: 3770x

  Benih merupakan sarana produksi utama dalam budidaya tanaman, dalam arti penggunaan benih unggul bermutu mempunyai peranan yang menentukan dalam usaha meningkatkan produksi dan mutu hasil. Hal ini disadari sepenuhnya oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat dengan dana APBN tahun 2006 telah membangun Kebun Induk (KI) Kopi Arabika di Kabupaten Sumedang dan secara resmi telah ditetapkan sebagai salah satu sumber benih kopi nasional.

Kopi Arabika milik Dinas Perkebunan Prov. Jawa Barat dibangun pada tahun 2006 menggunakan varietas S 795 dan dinyatakan layak sebagai sumber benih kopi arabika pada tahun 2011.  

KI seluas 1 haini  terletak di Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pada ketinggian 740 m dpl dengan curah hujan 2.000 – 2.400 mm/thn dan suhu harian rata-rata 18 – 24 °C,  kebun benih ini memperlihatkan performa yang cukup baik dan pertumbuhan yang seragam. Akses untuk menjangkau lokasi kebun juga relatif mudah karena terletak di jalan kecamatan yang dapat dilalui kendaraan bermotor.

Berkat dukungan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat yang berperan aktif dalam pemeliharaan, kebun ini telah menunjukan produksi yang meningkat secara signifikan sejak awal produksi buah pada tahun 2009 dan mencapai puncak produksi pada tahun 2011-2012 dengan hasil lebih dari 4 ton per hektar. Namun sangat disayangkan produksinya mengalami penurunan.

Untuk menjaga kemurnian kebun sumber benih, maka telah dilakukan evaluasi kelayakan sumber benih setiap tahunnya oleh  Tim terdiri dari Direktorat Jenderal Perkebunan (dalam hal ini Direktorat Tanaman Rempah dan Penyegar), Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri), Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBP2TP) Surabaya, Balai Pengawasan dan Pengujian Mutu Benih (BP2MB), dan Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan (BPBTP) Provinsi  Jawa Barat.

Hasil evaluasi tim tahun 2013 adalah sebagai berikut:

Diharapkan dengan perbaikan – perbaikan  sesuai dengan saran teknis dan dukungan partisipasi aktif dari Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat dalam peningkatan pemeliharaan, KI kopi Arabika ini dapat kembali menghasilkan benih yang optimal untuk pengembangan tanaman kopi di daerah sekitar (terutama permintaan dari Kabupaten Garut dan Sumedang yang terus meningkat).


Sumber :
Penulis :

Index Sorotan