Permasalahan utama dalam pengembangan tebu di Jawa Barat di antaranya adalah ketersediaan benih di sentra-sentra pengembangan tebu, banyak petani mengeluhkan ketidaktersediaan benih tebu (KBD) untuk penanaman tebu sehingga dengan sangat terpaksa mendatangkan benih tebu dari luar wilayah Jawa Barat di antaranya dari Jawa Tengah dan bahkan dari Jawa Timur yang tidak jelas asal usulnya, sehingga sudah barang tentu kualitas dan kuantitas produksinyapun tidak sesuai dengan harapan petani itu sendiri.            

                Pada Tahun Anggaran 2010 melalui fasilitasi Dana Tugas Pembantuan Satuan Kerja Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat (APBN 05/DItjen Perkebunan) UPTD Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan akan segera melaksanakan Demplot Pembenihan Tebu melalui Kultur Jaringan seluas 4 ha di Wilayah Pabrik Gula Jawa Barat. Pada tahap awal telah dilakukan sosialisasi mengenai rencana demplot tersebut kepada petani/kelompok tani/APTRI/KPTR di Bandung pada bulan Mei 2010, yang menyatakan bersedia untuk melaksanakan Demplot Pembenihan Tebu tersebut adalah Kabupaten Indramayu dan Kuningan. 

                Calon petani dan calon lahan di Kabupaten Kuningan yaitu H. Solihan Kelompok Tani Jambu Geulis Desa Jambu Geulis Kecamatan Ciganda Mekar seluas 3 ha, dan Tarwedi Desa Amis Kecamatan Cigedung di Kabupaten Indramayu.

                Pada tanggal 13-15 Juli 2010 dari Jawa Barat telah mengirimkan peserta Pelatihan Kultur Jaringan Tebu di Pusat Penelitian dan Pengembangan Gula Indonesia (P3GI) di Pasuruan Jawa Timur sebanyak 4 orang (2 orang petani dan 2 orang petugas), petani yang dilatih adalah petani yang akan melaksanakan Demplot Kultur Jaringan tersebut.

                Pelaksanaan Demplot akan dikawal langsung oleh tenaga ahli dari P3GI, sumber benih (G2/bagal mikro) didatangkan dari P3GI untuk pesemaian seluas 4 ha, tahun berikutnya dapat dikembangkan lagi menjadi 4-8 kali lipat benih, sehingga diharapkan ketersediaan benih yang tadinya menjadi salah satu kendala utama minimal dapat disediakan untuk luasan tertentu bagi petani tebu di Jawa Barat.

                Diharapkan melalui fasilitasi dari Pemerintah dan Pemerintah Daerah serta swadaya petani, Program Swasembada Gula Nasional yang dicita-citakan dapat terbantu dengan adanya dukungan Demplot Tebu Kultur Jaringan yang sedang dilaksanakan, diharapkan pada musim tanam tahun 2011 telah dapat memanfaatkan sebagian benih yang berasal dari kultur jaringan tersebut.

Sumber : BPBTP Dinas Perkebunan Prov. Jabar
Penulis : Dudung A.S.

Dibaca : 331 kali