Bandung – Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat melalui Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan mengadakan kegiatan Sinkronisasi Data Statistik Perkebunan Angka Tetap 2018. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bagain dari proses pengelolaan data perkebunan dalam upaya menghasilkan data yang valid dan dapat dipertangungjawabkan, Data dan informasi perkebunan memiliki peranan sangat penting dalam proses pembangunan perkebunan, dari mulai perencanaan, evaluasi pembangunan, penentuan arah kebijakan, indikator kinerja maupun penentuan peluang investasi di Bidang Perkebunan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 8 – 10 April 2019 tersebut melibatkan Petugas Pengumpul dan Pengolah Data Statistik Perkebunan dari 22 Kabupaten/Kota, Petugas Statistik Perkebunan tingkat Provinsi serta Pejabat penanggungjawabnya, Perwakilan dari Perhutani Divisi Regional Jabar Banten, serta petani Perkebunan. Inti pelaksanaan sinkronisasi yaitu diskusi mengenai perkembangan komoditi perkebunan di Jawa Barat, pencatatan dan analisa perubahan data perkebunan tahun 2018 yang dibandingkan dengan tahun sebelumnya, serta evaluasi pengelolaan data perkebunan.

Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Dr. Dedi Sutardi, MPd. Dalam sambutan dan arahannya menyampaikan bahwa untuk menghasilkan data perkebunan yang valid memerlukan usaha dengan sumberdaya yang besar, dan sementara ini sumberdaya baik sumberdaya manusia, kelembagaan serta anggaran untuk mendukung proses pengelolaan data perkebunan  masih relatif terbatas. Oleh karena itu kita harus mengoptimalkan sumberdaya yang ada serta melaksanakan kolaborasi/ kerjasama yang baik demi menghasilkan data/informasi yang perkebunan yang dapat diandalkan sebagai salah satu modal pembangunan.


Dibaca : 315 kali