PANGANDARAN- Pembinaan Jiwa KORSA merupakan salah satu bentuk bimbingan dan motivasi terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan rasa kebersamaan, loyalitas, solidaritas yang tinggi, semangat kesatuan (korps) dan tanggung jawab yang besar serta dapat mengarahkan dirinya sendiri dan anggotanya dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan melayani kepentingan masyarakat, bangsa dan negara. Hal ini menjadi  tujuan utama Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat dalam menyelenggarakan Pembinaan Jiwa Korsa di Kabupaten Pangandaran pada Jumat-Sabtu (12-13) April 2019.

Kurang lebih 160 orang karyawan-karyawati Dinas Perkebunan, mulai dari Cleaning Servis, ASN PP-PK, Staf Teknis, Staf Administrasi, Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional  mengikuti  pembinaan Jiwa Korsa dengan bersuka ria.     

Rombongan yang tiba pada pagi hari Jumat tersebut, langsung mengikuti serangkaian aktivitas pembinaan yang telah dikemas oleh pemandu acara. Jiwa korsa yang diselenggarakan selama 2 (dua) hari itu dimaksudkan sebagai wahana dalam meningkatkan wawasan dan pemahaman tentang pentingnya memiliki sikap mental, disiplin, kemandirian, kebersamaan dan rasa tanggung jawab pegawai untuk mewujudkan soliditas dalam keluarga besar Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat.

Disamping itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas koordinasi dan sinergitas antar seluruh unit kerja dalam menghadapi beban tugas pengabdian dengan penuh tanggungjawab, disiplin dan mengedepankan rasa kebersamaan dengan semangat untuk berbuat yang terbaik, serta menjadikan pelaksanaan tugas pengabdian tersebut sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT.

Berbagai atraksi dan permainan yang bertujuan mewujudkan kebersamaan digelar tanpa membedakan jabatan dan jenis kelamin.  Secara tak sadar semua ASN larut mengikuti instruksi pemandu dengan penuh kegembiraan, kebersamaan dan rasa tanggungjawab. Walau seolah terkesan permainan belaka, namun banyak makna yang bisa dipetik dari atraksi tersebut,  antara lain terbentuk ASN  yang kuat, kompak bersatu padu, memiliki kepekaan, tanggap dan memiliki kesetiakawanan yang tinggi, berdisiplin, serta sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur negara dan abdi masyarakat, sehingga dapat mewujudkan organisasi Dinas Perkebunan yang lebih solid dan dapat dibanggakan.

Kepala Dinas Perkebunan Doddy Firman Nugraha dalam sambutan arahannya pada malam keakraban, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan acara yang sangat tepat untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan rasa memiliki Dinas Perkebunan, oleh sebab itu pihaknya mengharapkan agar setiap tahun selalu diagendakan dan dikemas dalam bentuk yang berbeda agar lebih variatif.

Doddy menyebutkan, tujuan lain dilaksanakannya Jiwa korsa adalah membangun  professionalisme, disamping  meningkatkan  kesehatan jasmani dan rohani melalui olahraga.  ASN harus  profesional, netral, adil merata, komitmen dan tanggung jawab, ujarnya.

Pihaknya berpesan agar jangan bekerja karena ingin dipuji,  tapi jadikanlah pekerjaan sebagai ladang amal untuk memperoleh kebaikan, dalam mencapai tujuan (goal).  Bangun kesadaran diri karena akan dapat menemukan potensi diri untuk dikembangkan. Jadikan diri sendiri sebagai sahabat agar selalu berupaya menjaga kesehatan dan nama baik. Jangan biarkan diri kita ditimpa masalah karena sesungguhnya kejujuran pada diri sendirilah yang akan menyelamatkan diri  dari masalah.

Lebih lanjut Doddy berharap agar masing-masing melakukan introspeksi diri dan segera memperbaiki diri sendiri, karena kita menjadi teladan bagi lingkungan sekitar. Tanamkan rasa tanggung jawab  sebab dengan adanya tanggung jawab, kita akan berusaha menjadi yang terbaik (be a winner) dengan jalan terhormat, pungkasnya.

Pada malam puncak tersebut, berbagai aktivitas digelar untuk keakraban dan kebersamaan. Semua ASN tampak larut dalam sukaria  menikmati acara demi acara yang digela, seolah sejenak melepas penat beban kerja.  

Keesokan harinya, sesaat sebelum mengakhiri rangkaian aktivitas, dilakukan kunjungan ke poktan BERKAH yang berlokasi di Dusun Cintamaju Rt02/RW06, Desa Tunggilis Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Poktan ini memproduksi gula semut organik dengan cita rasa yang khas “manis” tanpa ada rasa asamnya.

Kunjungan ke poktan Berkah ditujukan untuk meningkatkan kualitas pembinaan jiwa korsa dengan cara menambah pengetahuan dan wawasan terhadap salah satu komoditas strategis Dinas Perkebunan yaitu kelapa. 

Disini peserta diberi kesempatan untuk menyaksikan proses pembuatan gula semut yang berasal dari nira kelapa. Biasanya teknik pembuatan ini dilakukan ditingkat petani, setelah menjadi gula semut basah barulah dikelola/disetor ke kelompok Berkah.

Untuk mengetahui lebih detil teknik pengolahan yang dilakukan di tingkat kelompok, secara bergantian peserta diperkenankan memasuki ruang produksi dan packing untuk melihat cara mengoven, pengayakan kering, sortir, dan pengepakan. Sedangkan untuk melihat stoking, peserta diberi kesempatan memasuki ruang stoking secara bergiliran.  

Secara keseluruhan rangkaian pembinaan Jiwa Korsa Lingkup Dinas Perkebunan Tahun 2019 terselenggara  dengan lancar dan sukse sesuai target.  Output yang diharapkan dapat tercapai kelak, yaitu mampu memaknai dirinya sebagai abdi masyarakat yang memiliki tanggung jawab untuk memajukan dan membangun kesejahteraan masyarakat (Siti Purnama).


Dibaca : 410 kali