Yogyakarta – Dalam rangka meningkatkan kualitas penyusunan dokumen Rencana Strategis (Renstra) Dinas Perkebunan Jawa Barat periode 2018 -2023 yang saat ini memasuki tahap finalisasi, Subbag Perencanan dan Pelaporan mewakili Tim Penyusun Renstra Dinas Perkebunan Jawa Barat, melakukan konsultasi dokumen Renstra ke Pusat Pengembangan Kapasitas dan Kerjasama (PPKK) Fisipol Universitas Gajah Mada, sebagai lembaga yang sering melakukan pendampingan penyusunan berbagai dokumen perencanaan maupun pelaporan, salah satunya renstra. Renstra merupakan dokumen Perencanaan yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu 5 tahun sehubungan dengan tugas dan fungsi PD serta disusun dengan memperhitungkan isu-isu strategis.

Sebelum pada tahap finalisasi/penetapan renstra, dalam proses penyusunannya sangat mungkin terjadi dinamika atau perubahan draft, baik atas riview, masukan atau hasil konsultansi dengan pihak yang kompeten terkait dokumen tersebut terutama mengenai strategi, arah kebijakan serta penerjemahannya dalam program dan kegiatan, serta indikator-indikatornya. Konsultasi yang dilaksanakan pun dalam rangka meminta masukan terkait hal-hal tersebut dari sudut pandang akademisi yang memang ahli dalm penyusunan dokumen tersebut.

Diskusi dilaksanakan di Ruang Rapat PPKK Fisifol UGM pada hari selasa 30 April 2019. Dalam kesempatan tersebut, Deputi Riset dan Publikasi (Dr. Gabriel Lele) mewakili tim PPKK, memimpin jalannya diskusi. Diskusi dilaksanakan secara komprehensif membahas seluruh bagian dokumen renstra yang telah disusun dari bab awal sampai akhir sebagaimana diatur dalam Permendagri 86 Tahun 2017.

Hasil diskusi tersebut memberikan banyak masukan atau bahan pengkayaan dalam dokumen renstra, sebagai bahan tindak lanjut untuk pembasan selanjutnya di tingkat intern Dinas Perkebunan.


Dibaca : 85 kali