Ayi Sutedja, pelaku usaha kopi Jawa Barat yang sukses mengembangkan kopi arabika java preanger. Berbagai prestasi telah beliau raih di tingkat internasional. Sehingga dalam prinsip hidupnya kopi adalah kehidupan, dimana tanaman kopi merupakan sumber kehidupan para petani kopi, dan sudah seharusnya kita sebagai para petani memelihara dengan sepenuh hati tanaman kopi ini seperti seorang bapak merawat anaknya. Untuk menciptakan secangkir kopi yang memiliki citarasa yang tinggi, berawal dari proses pemeliharaan di kebun, proses pengolahan sampai terakhir proses penyeduhan. Sehingga diharapkan para petani kopi dapat menerapkannya yang pada akhirnya dapat menambah nilai tambah dengan meningkatkan kualitas Kopi Arabika Java Preanger.

Bidang Pengolahan Pemasaran dan Usaha Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat sesuai dengan tupoksinya terus berupaya meningkatkan kualitas dan mutu produk kopi arabika java preanger, antara lain melalui kegiatan Demplot Pembinaan Pengolahan dan Mutu Hasil Kopi Arabika Java Preanger. Kegiatan ini merupakan dukungan untuk kelompok tani kopi dalam meningkatkan mutu hasil kopi Arabika. Demplot Pembinaan Pengolahan dan Mutu Hasil Kopi Arabika Java Preanger memiliki peranan penting dalam pembangunan perkebunan yang berkelanjutan, karena dengan kegiatan demplot ini, memberikan penerapan kepada para petani mengenai penanganan pasca panen dan pengolahan sesuai GHP dan GMP, untuk mengetahui sifat karakteristik mutu Kopi Arabika Java Preanger di daerah masing-masing, memberikan wawasan baru kepada para petani mengenai pengenalan cita rasa dan karakteristik dari suatu penyajian minuman kopi.

Salah satu kelompok tani yang telah berhasil meningkatkan kualitas kopi arabika java preanger yaitu kelompok tani Cipada Kabupaten Bandung Barat, sebelum melaksanakan kegiatan demplot citarasa kopi yang dihasilkan belum memuaskan. Setelah dilakukan pembinaan kegiatan tersebut dalam kurun waktu satu tahun sudah dapat meningkatkan citarasa kopi tersebut. Hal ini dibuktikan setelah mengikuti acara pameran nasional dan internasional (Berlin, Jerman). 


Dibaca : 124 kali