Bandung – Inovasi unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2019 “Sistem Informasi Peta Peruntukan Lahan Perkebunan (Si Perut Laper)”   dengan inovator Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat,  akhirnya  terpilih masuk  Top 45 dalam Inovasi Pelayanan Publik 2019 yang digagas oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Top 45 diperoleh dari Top 99 yang diseleksi melalui tahap presentasi dan wawancara serta verifikasi dan observasi lapangan.  Sedangkan Top 99 diperoleh dari proposal yang lolos seleksi administrasi dan masuk ke tahap desk evaluation yang dilakukan oleh Tim Evaluasi.  Dari hasil desk evaluation tersebut diperoleh Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019 yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri PANRB No. 47/2019.  

Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) merupakan perwujudan gerakan One Agency One Innovation yang digalakkan Kementerian PAN-RB. KIPP ini diselenggarakan sebagai pembinaan inovasi pelayanan publik dalam pelaksanaan reformasi birokrasi.  Tujuannya adalah pemberdayaan, pembelajaran dan pengembangan untuk menyebarluaskan ide kreatif, gagasan dan terobosan pelayanan publik di Indonesia guna percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menjadi suatu kebanggaan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Si Perut Laper masuk dalam top 45 inovasi pelayanan publik, pasalnya telah bersaing dengan 3.156 proposal yang masuk melalui http://sinovik.menpan.go.id. Tentu ini capaian yang luar biasa berkat kolaborasi  dan komitmen semua pihak, kerja keras semua tim,  menghantarkan Si Perut Laper melewati tahapan seleksi,  presentasi dan wawancara serta verifikasi dan observasi lapangan, kemudian dinyatakan lolos verifikasi lapangan dan akhirnya terpilih dalam top 45.

Proses seleksi Top 45 dilakukan oleh Tim Panel Independen dan Tim Evaluasi. Sementara penentuannya dilakukan oleh Tim Panel Independen. Menurut Menteri PAN-RB Syafruddin, bagi pemerintah daerah yang inovasinya terpilih sebagai Top 45 akan mendapatkan alokasi Dana Insentif Daerah (DID).  Instansi yang berpartisipasi pada KIPP 2019 juga akan berkesempatan mengikuti kompetisi tingkat dunia yaitu United Public Service Award (UNPSA) yang diselenggarakan PBB.  

Informasi dari Kemenpan RB, posisi Top 45 ini akan dikirim ke PBB untuk dilombakan bersaing dengan inovasi Negara lain.  Namun sebelumnya sebagai apreasiasi kepada para innovator  penghargaan terhadap Top 45 akan diserahkan langsung oleh Bapak Wakil Presiden RI Jusuf Kalla pada akhir September 2019.

Selain Si Perut Laper, yang merupakan inovasi unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terdapat 2 inovasi  asal Jawa Barat yang masuk Top 45 yaitu Pemerintah Kabupaten Bogor dengan inovasi Si Dalmu Daliya (Sistem Kendali Mutu dan Kendali Biaya) dan Pemerintah Kota Cimahi – Gastrodiplomacy Cireundeu.

Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 ini terdiri dari 8 kementerian dengan 9 inovasi, 4 lembaga sebanyak 4 inovasi, 5 provinsi dengan 5 inovasi, 16 kabupaten dengan 17 inovasi, 9 kota sebanyak 9 inovasi, dan hanya 1 BUMN dengan 1 inovasi, yakni PT Taspen (Persero) – Wirausaha Pintar (Kewirausahaan Aparatur Sipil Negara dan Pensiunan untuk Kesejahteraan).

A. Kementerian

  1. Kementerian Dalam Negeri – SUPERTAJAM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak)
  2. Kementerian Kelautan dan Perikanan – OSS-Q (One Stop Service Quarantine)
  3. Kementerian Keuangan – IdS (Internship dan Secondment bagi Pemerintah Daerah)
  4. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan – PROPER
  5. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan – SIPONGI
  6. Kementerian Luar Negeri – KBRI KL Jaman Now
  7. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat – Sibima Konstruksi Sigap (Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri Bidang Konstruksi Untuk Siap Gapai Pekerjaan)
  8. Kementerian Perdagangan – Suka Indonesia (Sistem Surat Keterangan Asal Indonesia)
  9. Kementerian Perindustrian – si Telmi BIAM (Inovasi Ketel Minyak Kayu Putih Baristand Industri Ambon) 

B. Lembaga

  1. Badan Pusat Statistik – Radar Padi (Raih Data Akurat Padi)
  2. Lembaga Administrasi Negara – Laboratorium Inovasi
  3. Kepolisian Negara Republik Indonesia – SKCK Online dan SKCK Keliling Online Polresta Sidoarjo
  4. BPJS Kesehatan – Insiden (Integrated System for Traffic Accident)

C. Provinsi

  1. Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta – Sepatu Jolifa (Sistem Perpustakaan Terpadu Jogja)
  2. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta – Telor Dadar 122 (Telepon Orang dalam Kedaruratan)
  3. Pemerintah Provinsi Jawa Barat – Si Perut Laper (Sistem Informasi Peta Peruntukan Lahan Perkebunan)
  4. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah – Jamin Dokter Datang Tepat Waktu melalui TELE APIK (TEyeng ndeLeng Anterean Pendaftaran lan poliklinIK)
  5. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara – Sipelandukilat (Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan di Wilayah Perbatasan dan Pedalaman)

D. Kabupaten

  1. Pemerintah Kabupaten Badung – BATIK (Bandung Anti Kantong Plastik) Berbasis Kearifan Lokal
  2. Pemerintah Kabupaten Badung – Fish GO (Penentuan Area Penangkapan Ikan)
  3. Pemerintah Kabupaten Banggai – Gerakan Moral PINASA
  4. Pemerintah Kabupaten Bangka – Ransel si DORA
  5. Pemerintah Kabupaten Banjarnegara – OCe OKe (Siasat Keren Cegah 3 Terlambat dengan 4 Pantauan)
  6. Pemerintah Kabupaten Bantul – SIPERKASA Mengatasi Masalah Pasca Panen Mendukung Ketahanan Pangan
  7. Pemerintah Kabupaten Banyumas – Pattas Sosial Mitra Kurir Langit (Penanganan Cepat, Tanggap dan Tuntas dalam Pendampingan Warga Miskin Penderita Sakit Kronis)
  8. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi – Banyuwangi Festival
  9. Pemerintah Kabupaten Bima – Sentuh Perempuan dengan SIMAWAR
  10. Pemerintah Kabupaten Bogor – Si Dalmu Daliya (Sistem Kendali Mutu dan Kendali Biaya)
  11. Pemerintah Kabupaten Brebes – Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) Atasi Anak Tidak Sekolah (ATS)
  12. Pemerintah Kabupaten Cilacap – Balakar to Response Time (BArisan SukareLA KebaKARan menuju Response Time)
  13. Pemerintah Kabupaten Grobogan – Rumah Kedelai Grobogan
  14. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul – Ayunda Si Menik Makan Sego Ceting (Ayo Tunda Usia Menikah Mengawali Gerakan Semangat Gotong Royong Cegah Stunting)
  15. Pemerintah Kabupaten Magelang – Misteri Calon Pengantin Paseso Merapi (Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Masyarakat)
  16. Pemerintah Kabupaten Merauke – Simpatik (Sistem Pelayanan Tiga Puluh Detik)
  17. Pemerintah Kabupaten Wonosobo – Rumah Sakit Rasa Toyota

E. Kota

  1. Pemerintah Kota Ambon – Ambon City of Music
  2. Pemerintah Kota Cilegon – Kader Gegana Pedes (Gerakan Warga Binaan Peduli Kesehatan)
  3. Pemerintah Kota Cimahi – Gastrodiplomacy Cireundeu
  4. Pemerintah Kota Denpasar – Senyum Melia di Tubin
  5. Pemerintah Kota Makassar – Labinov Beken (Laboratorium Inovasi Berbasis Kemitraan)
  6. Pemerintah Kota Malang – Brexit (Braille E-Ticket And Extraordinary Access For Visual Disabilities)
  7. Pemerintah Kota Manado – Panada (Portal Analisis Data Berbasis Peta)
  8. Pemerintah Kota Palembang – Selfi (Sekolah Filial – Layanan Pendidikan Formal Narapidana Anak di LPKA Klas I Palembang)
  9. Pemerintah Kota Tangerang – Pelayanan Kunjungan Rumah Cageur Jasa

F. Badan Usaha Milik Negara

  1. PT Taspen (Persero) – Wirausaha Pintar (Kewirausahaan Aparatur Sipil Negara dan Pensiunan untuk Kesejahteraan)

Direncanakan Si Perut Laper akan maju terus  mengikuti kompetisi tingkat dunia yaitu United Public Service Award (UNPSA) yang diselenggarakan PBB. Semoga dukungan dari pihak pemerintah daerah dan kolaborasi tim Si Perut Laper semakin kuat untuk mendorong Si Perut Laper Juara 1 tingkat dunia seperti yang diharapkan oleh tim evaluator. (SITI PURNAMA)  


Dibaca : 306 kali