BANDUNG- Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Dody Firman Nugraha,  bertindak selaku pembina apel pada apel Hari Kesadaran Nasional bulan Januari 2019 di lingkungan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat. 

Apel yang dihadiri kurang lebih 60 orang  tersebut  diselenggarakan di halaman kantor Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Jl. Surapati Nomor 67 Bandung pada Kamis (17/01/2019). 

Tepat pukul 07.30 WIB,  para pejabat struktur, pejabat fungsional, dan staf lingkup Dinas Perkebunan telah siap membentuk barisan dengan rapi untuk segera mengikuti apel. Sesaat sebelum pembina apel memasuki tempat apel, peserta disiapkan. Apel berlangsung dengan tertib dan khikmat.  Peserta apel menyimak dengan tekun amanat yang disampaikan oleh pembina apel yang sekaligus merupakan amanat pertama Kepala Dinas Perkebunan “Dody Firman Nugraha” pada apel hari kesadaran nasional dihadapan karyawan/karyawati Dinas Perkebunan.

Dalam amanatnya, Dody  mengajak segenap ASN Disbun untuk melakukan evaluasi diri dalam menjalankan aktivitas sehari hari, khususnya terkait kedisiplinan dan kesehatan. Pihaknya dengan tegas mengatakan; “harus selalu manjaga kesehatan” itu modal utama dalam aktivitas sehari hari. “Bekerja harus normative, agar tetap sehat, tidak perlu diporsir sampai melewati batas waktu dan batas kemampuan”, ujarnya.  “Pekerjaan harus dibagi kepada setiap staf, jangan sampai ada yang bekerja berat dan ada yang tidak bekerja” lanjut Dody. 

Beliau juga menegaskan, harus pandai  mengatur waktu dan membagi rata pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Tidak boleh ada ASN yang mengatakan tidak ada pekerjaan, sesungguhnya pekerjaan itu sangat banyak, asal kita mampu memahami tupoksi masing-masing, ungkapnya.

Sekilas beliau juga mengingatkan tentang pelaksanaan aktivitas 2019, agar mulai dicermati dan dipersiapkan dengan baik, tentunya dengan tidak mengesampingkan pertanggungjawaban aktivitas tahun 2018 yang belum tuntas, seperti laporan kegiatan, Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP), LKPJ dan LPPD, dan laporan-laporan lainnya, tegas Dody.

Tak lupa beliau  berpesan, untuk nilai LKIP yang sudah baik selama ini. Nilai A agar sedapat mungkin ditingkatkan menjadi nilai AA atau nilai A+. Dody menghimbau agar semua ASN turut mendukung dan memberikan laporan terkait data dan informasi yang dubutuhkan dalam penyelesaian dokumen LKIP tersebut.

Disisi lain, pihaknya sekilas menyinggung akan persiapan rencana kegiatan tahun 2020 yang harus sudah mulai  dipikirkan, dipersiapkan dan dirancang dengan tepat. Beliau  menghimbau  dalam melakukan perencanaan kegiatan 2020, agar lebih fokus dan sesuai kebutuhan di lapangan. “Pada saat menyusun rencana kegiatan harus melibatkan banyak pihak, jangan dirancang sendiri”, ujarnya.   Artinya rancangan kegiatan harus didiskusikan dan dibahas bersama antara staf, eselon 4 dan eselon III nya bahkan kalau memungkinkan dikoordinasikan dengan bidang lain, pungkasnya.


Dibaca : 247 kali