BANDUNG - Sekretaris Dinas Perkebunan Jawa Barat Rika Jatnika didampingi oleh Kepala Balai Perlindungan Perkebunan yang juga Koordinator Kehumasan Siti Purnama memberikan arahannya kepada CPNS Pranata Humas Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat yang berjumlah 5 orang mengenai garis besar program yang akan dilaksanakan oleh Kehumasan di tahun 2021. “Koordinasi dan evaluasi kinerja kehumasan ini kita lakukan setiap minggu pada hari rabu” begitu ungkap Rika yang juga merupakan pembina Media Sosial yang dikelola oleh Dinas Perkebunan pada Rabu (03/02/21).

Selama ini kegiatan Kehumasan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat dikelola oleh staff dari berbagai bidang dan balai karena baru pada tahun 2021 ini Disbun memiliki staff pranata humas yang direkrut pada seleksi CPNS TA 2019. Tetapi meskipun tanpa adanya jabatan fungsional pranata humas, Disbun Jabar sudah banyak meraih prestasi di bidang kehumasan baik tingkat provinsi maupun  tingkat nasional lingkup Kementrian Pertanian. Keterbatasan rupanya tidak membatasi Dinas Perkebunan Jawa Barat untuk berprestasi di bidang Kehumasan. Mengingat semakin tingginya kebutuhan akan pelayanan informasi digital ini maka direkrutlah para pranata humas yang berasal dari generasi milenial.

“Tugas teman – teman saat ini adalah mempertahankan prestasi yang sudah diraih oleh Ibu Siti dan kawan – kawan humas yang terdahulu.  Kita tidak boleh terlalu nyaman dengan prestasi yang sudah diraih. Humas juga merupakan kerjasama tim. Dengan adanya niat dan itikad baik, juga saling menghormati, menghargai dan toleransi antar sesama tim akan meningkatkan kinerja humas dan prestasinya.” ujar Rika.

“Humas merupakan wajah dari Kepala Dinas dan Organisasi. Oleh karena itu apa yang dilakukan, apa yang diucapkan oleh seorang humas harus mewakili pimpinan dan organisasi ” begitu pesan penting yang disampaikan Siti Purnama sebagai Koordinator kepada seluruh pranata humas. Dalam kegiatan ini sebagai koordinator, Siti Purnama sesuai dengan arahan Sekdis membagi tugas para calon pranata humas sesuai dengan passion dan keahliannya masing-masing. “Pada dasarnya sebagai pranata humas teman-teman harus menguasai semua bidang baik itu fotografi, penulisan maupun grafis. Namun semuanya memang perlu proses dan harus mau belajar agar kemampuannya semakin terasah” ujarnya.

Siti mengatakan bahwa humas adalah pelayan masyarakat, dalam artiannya ketika memberikan informasi dan edukasi haruslah dengan bahasa yang mudah dimengerti dan dipahami. Agar nantinya pesan tersebut bisa tersampaikan dengan baik dan diterima oleh masyarakat. Humas juga harus memiliki insting yang kuat dimanapun mereka sedang bekerja atau contohnya ketika sedang melakukan peliputan. Serta harus merespon dengan cepat pertanyaan-pertanyaan yang ada di media sosial. Koordinasi dengan bidang atau balai sangat penting agar bisa memperbarui informasi dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh masyarakat.

Humas merupakan bagian dari PPID. PPID adalah kepanjangan dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi, dimana PPID berfungsi sebagai pengelola dan penyampai informasi dan dokumen dari suatu badan publik sesuai dengan Undang-undang no 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Artinya setiap organisasi wajib memberikan keterbukaan informasi kepada seluruh unsur masyarakat.

Rika mengungkapkan bahwa target di tahun 2021 sektor perkebunan harus menjadi primadona  di Jawa Barat dan tim humas sebagai wakil dan wajah dari Dinas Perkebunan  harus mampu membangun citra terbaik Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat. “Membangun citra positif, itu tugas utama humas”, kata Rika.

Pada akhir kegiatan koordinasi Sekdis dan Koordinator Pranata Humas juga membagi tugas para CPNS prahum yang tentunya harus hadir dan meliput setiap kegiatan yang ada di Dinas Perkebunan Jawa Barat yang terdiri dari 4 Bidang dan 3 Balai. Selain itu dalam waktu dekat Humas Disbun Jabar akan meluncurkan maskot Dinas Perkebunan Jawa Barat yang akan menjadi wajah baru ikon penyuluh generasi milenial. **(HUMAS-DISBUN)


Dibaca : 182 kali